Diminggus Moriate ditahan di Polsek Kuta Utara terkait kasus perampokan. (BP/ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kasus perampokan di Laundry On Us di Jalan Kunyit Tawah I, tepatnya depan Srikandi Residence Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Sabtu (27/1). Pemilik laundry, Ni Luh Putu Leni Ariati (35) disandera perampok menggunakan parang.

Pelakunya yaitu Diminggus Moriate (28) asal NTT dan ditangkap pada Minggu (28/1).
“Pelaku masuk lewat pintu garasi samping. Selanjutnya pelaku membuka pintu belakang yang terkunci dengan menggunakan anak kunci laundry yang diambil dari tas istrinya. Istri pelaku kerja di TKP,” Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa, seizin Kapolsek AKP Johannes, Selasa (30/1).

Menurut Kanit Reskrim, pada Sabtu pukul 22.00 Wita, korban sedang tidur di laundry miliknya. Tiba-tiba dia mendengar suara gaduh. Korban langsung bangun dan melihat ada bayangan orang.

Walau takut, korban mendekati bayangan tersebut. Saat itulah pelaku langsung mengepit leher korban sambil menghunus parang.

“Korban melakukan perlawanan dan lolos dari penyanderaan tersebut. Korban langsung keluar dari laundry dan teriak minta tolong. Warga dan security yang mendengar teriakan korban langsung ke TKP. Melihat hal itu, pelaku membuka paksa rolling door dan berhasil kabur. Korban lalu melapor kejadian ini ke Polsek Kuta Utara,” ujarnya.

Baca juga:  Sadis! Ini Pengakuan Pelaku Pembunuhan WN Belanda

Selanjutnya polisi memburu pelaku dan berhasil ditangkap di tempat kosnya di Jalan Padang Luwih kamar nomor 5, Dalung, Kuta Utara, Minggu (28/1) pukul 10.30 Wita. Saat diinterogasi, pelaku mengaku Sabtu (27/1) pukul 21.30 Wita ke TKP untuk mencuri uang korban.

Dia diam-diam mengambil kunci laundry di dalam tas istrinya. Saat itu istrinya sedang mandi. Pelaku juga mengambil parang di bawah lemarinya. “Selanjutnya pelaku langsung ke TKP dan melakukan aksinya,” kata Ika.

Saat korban teriak minta tolong, pelaku melemparkan parangnya ke lantai dan kabur melalui roling door depan yang dibuka paksa. Selanjutnya dia melarikan diri ke arah sawah.
“Pelaku hendak mencuri uang untuk biaya hidup dan membayar cicilan sepeda motor,” ungkap perwira asal Lombok, NTB ini. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.