Bupati Anas. (BP/dok)

BANYUWANGI, BALIPOST.com – Bupati Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Abdullah Azwar Anas tetap bersikukuh mundur dalam ajang pilgub Jatim pasca-tersandung foto “panas”. Meski masih panen dukungan, dia memastikan tidak akan meneruskan karirnya melenggang ke calon Wakil Gubernur (Cawagub).

Alasan utamanya, Bupati berusia 44 tahun ini tak ingin menjadi beban ketika tetap maju dalam pilgub. Menurut Anas, pihaknya banyak mendapatkan dukungan untuk tetap maju dalam pilgub.

Namun, secara pribadi, dia memutuskan tetap mundur. “Saya pastikan tetap mundur, untuk kepentingan lebih besar. Sehingga, Jatim akan lebih produktif dengan ide-ide yang lebih segar. Saya tidak ingin menjadi beban,” tegas Anas usai menerima ratusan ibu-ibu dari lintas organisasi wanita di Banyuwangi, Selasa (9/1).

Baca juga:  Kunker, DPR Puji Pariwisata Banyuwangi Tumbuh Pesat

Anas memastikan, jika PDIP tetap mendorongnya maju, akan tetap mundur. Dia berharap, proses pilgub Jatim tidak tersandera oleh siapapun. “Jadi, politik itu bukan benar atau salah, tapi adu ide-ide yang lebih baik. Saya ambil keputusan untuk tetap berkarya di Banyuwangi,” tegasnya.

Anas membantah pasca-mundur dari calon Wagub hubungannya dengan Cagup Saifullah Yusuf mulai renggang. “Tidak ada yang renggang. Kami tetap baik-baik,” kelitnya.

Sebaliknya, Anas mengaku siap jika nanti ditunjuk sebagai jurkam pilgub oleh PDIP. Pihaknya juga berterima kasih atas dukungan kalangan lintas organisasi wanita di Banyuwangi. Menurutnya, dukungan itu menjadi amunisi untuk melanjutkan pembangunan di Banyuwangi. (Budi Wiriyanto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.