lomba
Siswa pengungsi saat mengikuti proses belajar mengajar di SMPN 1 Rendang, Selasa (3/10). (BP/nan)
AMLAPURA, BALIPOST.com – Lantaran ditinggal mengungsi dan sekolah dinyatakan tutup sementara, rencana keikutsertaan SMPN 2 Rendang dalam lomba Adiwiyata dan lomba kesehatan sekolah dibatalkan.

Kepsek SMPN 2 Rendang I Ketut Suparjana Selasa (3/10) mengungkapkan, sejak status Gunung Agung naik ke level awas, tidak ada siswa yang masuk sekolah. Hampir semua siswa sudah mengungsi bersama keluarganya. Atas kondisi itu, sekolah terpaksa batal mengikuti dua lomba tingkat provinsi yakni lomba Adi Wiyata dan lomba sekolah sehat.

“Untuk lomba Adi Wiyata sejatinya dilaksanakan pada 25 September. Sedangkan lomba Sekolah sehat dilakukan 26 September. Karena situasinya seperti ini, akhirnya kedua lomba itu batal dilaksanakan. Karena tidak ada siswa yang masuk semuanya pada mengungsi. Ya mau gimana lagi mungkin tahun depan kita ikut lomba itu,” ungkap Suparjana.

Suparjana mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terhadap siswa yang mengungsi. Sehingga dengan adanya pendataan itu, pihaknya minimal bisa mengetahui siswa-siswanya yang mengungsi apakah sudah bersekolah di dekat tempat mengungsi atau belum. (eka prananda/balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.