JAKARTA, BALIPOST.com – BRI menargetkan membangun 25 gerai (outlet) digital tahun ini dengan biaya investasi Rp1 miliar-Rp3 miliar untuk setiap gerai. ‘’Investasinya Rp 1-2 miliar per cabang, namun ada juga yang Rp 3 miliar. Tergantung kecanggihan teknologi di kantor cabang tersebut,” kata Dirut BRI Asmawi Syam di Jakarta, Kamis (9/3).

Saat peluncuran gerai BRI digital di Mall Kota Kasablanka, Asmawi mengatakan, saat ini perseroan sudah mempunyai 12 gerai BRI digital. Gerai tersebut menjadi amunisi BRI untuk menggaet pasar nasabah generasi milenia, atau generasi yang dalam kegiatan sehari-harinya sangat mengandalkan gawai dan teknologi.

Asmawi mengatakan, BRI Digital di Kota Kasablanka itu merupakan gerai digital yang ke-12. Gerai digital BRI sebelumnya, antara lain, dibangun di Tangerang, Makassar, Depok, Jakarta, Solo, Medan, Manado dan Yogykarta.

Menurut Asmawi, dengan BRI Digital, perbankan dan nasabah akan mendapatkan efisiensi. Misalnya, untuk layanan pembukaan rekening, calon nasabah tidak perlu lagi menunggu hingga 15 menit, karena mesin akan melayani pembuatan rekening dalam waktu tiga menit.

Baca juga:  TCEB Undang Pebisnis Indonesia Investasi di Thailand

Selain gerai BRI Digital yang sepenuhnya menggunakan mesin, BRI juga mengembangkan gerai digital untuk mendukung kantor cabang konvensional (dual sistem) di beberapa kota dan kabupaten.

Gerai cabang

Saat ini, kata Asmawi, terdapat 100 gerai cabang dual sistem atau cabang konvensional dengan dukungan digital. Sampai akhir tahun, BRI ingin menambah 100 gerai cabang dual sistem tersebut. Selain efisiensi, Asmawi berharap adanya gerai digital dapat meningkatkan dana murah dan pendapatan non bunga BRI. “Dengan dgital banking nasabah tiap waktu bisa nabung. Jadi tidak perlu lagi ke bank,” ujar dia.

Gerai BRI Digital dilengkapi dengan perangkat Automatic Teller Machine (ATM), Cash Recycling Machine (CRM), Teller Cash Recycle (TCR), Hybrid Machine, dan PC Online Banking dan Self Service Passbook Printer.

Selain itu, di BRI Digital juga terdapat perangkat Video Banking untuk layanan pembukaan rekening dan penanganan keluhan nasabah. ATM, CRM, TCR, PC Online Banking dan Self Service Passbook Printer dapat dimanfaatkan nasabah untuk transaksi setor tunai, tarik tunai dan pembayaran. (Nikson/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.