Joice Farida Rosandi. (BP/ist)
BOGOR, BALIPOST.com – Kepala Divisi Layanan dan Contact Center BRI Joice Farida Rosandi mengatakan, BRI akan mengembangkan teknologi layanan customer atau call center yang selama ini menggunakan tenaga manusia menjadi tenaga robot. Hal itu telah direncanakan oleh perseroan guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi bank pelat merah tersebut. “Kita harus berubah karena market kita berubah. Tapi, kita tidak tinggalkan mikro, tapi kita ajak mereka untuk masuk ke perbankan di era digital,” ungkapnya saat media gathering di Bogor, Minggu (5/3).

Joice mengatakan, ke depannya BRI akan mengoptimalkan teknologi digital dalam setiap pelayanannya. Apalagi kini perseroan telah memiliki satelit pribadi, BRISat yang akan siap digunakan pada tahun 2018 mendatang.

Nanti arahnya, BRI akan memanfaatkan Chatbot untuk pelayanan yang paling banyak dilaporkan atau dikeluhkan oleh nasabah, seperti pemblokiran kartu saat kartu hilang, hingga perubahan PIN. Dengan menggunakan Chatbot, kata Joice, BRI bisa menekan biaya operasional cukup drastis.

Baca juga:  BRI Alokasikan KUR Sebesar Rp 72,2 Triliun
Di samping itu, privasi nasabah juga akan lebih terjaga karena tidak terhubung dengan manusia lagi. Kendati menggunakan tenaga robot, perseroan tidak akan semena-mena merumahkan tenaga call center yang saat ini jumlahnya mencapai 351 orang.

Menurutnya, pegawai yang selama ini bertugas di call center akan dipindahkan ke divisi yang masih membutuhkan tenaga manusia dan tidak bisa digantikan oleh robot. Di sisi lain, dengan kemajuan teknologi, Joice meminta nasabah untuk lebih berhati-hati. Pasalnya, teknologi punya dua sisi, yakni bisa meningkatkan harkat kemanusiaan dan juga mengandung bahaya jika tidak bijak dalam penggunaannya.

Perbankan juga berhati-hati dengan maraknya modus kejahatan perbankan (fraud) seperti di anjungan tunai mandiri (ATM) dan electronic data capture (EDC). “Di era digital maka tanggung jawab sepenuhnya ada di nasabah. Kita kasih kemudahan akses 24 jam, di mana saja dan kapan saja itu bisa dilakukan semua di gadget,” imbuhnya seraya mengimbau agar nasabah bisa menjaga pin ATM selayaknya menjaga nyawanya. (Nikson/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.