
SINGARAJA, BALIPOST.com – Amartha FC mengawali kiprahnya di Bupati Buleleng Cup 2026 dengan kemenangan telak 6-1 atas Teja Harum FC. Bertanding di Stadion Mayor Metra, Minggu (11/10) sore, tim asal Desa Patas, Kecamatan Gerokgak itu tampil produktif dalam laga pembuka turnamen yang digelar sebagai bagian dari persiapan menuju Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali.
Amartha FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Gol pembuka tercipta pada menit ketujuh melalui Galang. Tembakan langsung yang dilepaskannya gagal dibendung kiper Teja Harum.
Tekanan Amartha FC berlanjut. Memanfaatkan bola muntah dari kiper lawan, Dani menggandakan keunggulan. Gol ketiga kemudian tercipta melalui Arya, pemain bernomor punggung 7, yang menyambar bola hasil tendangan bebas.
Menjelang turun minum, Teja Harum sempat memperoleh peluang untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, kesempatan dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Amartha FC tidak mampu dimaksimalkan. Skor 3-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Amartha FC tetap menerapkan tekanan tinggi. Upaya tersebut membuahkan gol keempat melalui Holil yang menggiring bola dari tengah lapangan sebelum menaklukkan kiper Teja Harum.
Tak berselang lama, Holil kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia memaksimalkan assist Bagus Ardian untuk membawa Amartha FC unggul 5-0.
Dani kemudian melengkapi pesta gol Amartha FC pada menit ke-72. Ia menggiring bola seorang diri sebelum melepaskan tendangan yang membawa timnya unggul 6-0.
Teja Harum, tim asal Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, akhirnya mampu mencetak gol balasan pada menit ke-77. Rangga Putra memanfaatkan bola muntah dari kiper Amartha FC dengan tendangan keras. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol Teja Harum hingga pertandingan berakhir dengan skor 6-1.
Meski meraih kemenangan besar, Manajer Amartha FC, Putu Hedy Citrawan menilai masih ada aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama dalam pressing dan pola distribusi bola. “Kami akan perbaiki pressing, karena tadi terlalu main ke bawah. Artinya secara teknik permainan, kan mestinya dari kaki ke kaki, ini tetap long pass,” ujarnya.
Bupati Buleleng Cup 2026 dibuka oleh Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng, Gede Suyasa bersama Wakil Ketua III KONI Buleleng, Putu Lilik Surya Ariyani, dan Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, pada Minggu (11/10). Turnamen ini diikuti delapan klub yang dibagi ke dalam dua grup. Grup A dihuni Teja Harum FC, Amartha FC, Putra Kubutambahan, dan Intan Jaya. Sementara Grup B diisi Putra Devata, Tunas Harapan, Satria Muda, dan Sukla Bali FC.
Peserta berasal dari klub-klub Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Kompetisi berlangsung hingga Kamis (22/10). Selain menjadi ajang kompetisi antarklub, Bupati Cup 2026 juga dimanfaatkan untuk memantau potensi pemain yang akan memperkuat tim sepak bola Buleleng pada Porprov Bali 2027.
Gede Suyasa mengatakan, pemandu bakat telah melakukan pemantauan terhadap pemain yang tampil dalam turnamen tersebut. Penjaringan juga menyasar pemain di luar klub peserta agar talenta sepak bola Buleleng dapat terakomodasi. “Pemandu bakat sudah pantau siapa saja yang bisa direkrut untuk masuk tim sepak bola Buleleng di Porprov Bali 2027 nanti,” kata Gede Suyasa.
Ia berharap proses pemantauan tersebut dapat menghasilkan calon pemain yang sesuai kebutuhan tim. Dengan demikian, pada Januari 2027, kerangka tim sepak bola Buleleng sudah tersedia untuk dipersiapkan menghadapi Porprov Bali 2027. (Nyoman Yudha/balipost)

