
GIANYAR, BALIPOST.com – Bentuk penghormatan dan perhatian terhadap dedikasi pelaku seni di Kabupaten Gianyar terus direalisasikan oleh pemerintah daerah. Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, secara simbolis menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris seniman Wija Kusuma, almarhumah Ida Ayu Nyoman Oka, di Griya Angkeran, Banjar Triwangsa, Desa Siangan, Gianyar, Sabtu (1/8).
Almarhumah Ida Ayu Nyoman Oka tutup usia pada umur 82 tahun. Semasa hidupnya, beliau dikenal luas sebagai sosok seniman yang memiliki komitmen dan dedikasi tinggi dalam menjaga serta melestarikan seni dan budaya Bali.
Dalam penyerahan tersebut, Bupati Mahayastra didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, I Gede Suardana Putra, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gianyar, Venina. Santunan Jaminan Kematian senilai Rp42.000.000 diserahkan secara langsung kepada ahli waris almarhumah, Ida Ayu Putu Eka Susanti.
Bupati Gianyar menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Beliau menegaskan bahwa kehadiran negara melalui program perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap para pekerja, termasuk para seniman, ketika menghadapi risiko sosial.
”Program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi para pekerja. Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Bupati Mahayastra.
Lebih lanjut, Bupati Mahayastra menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berkomitmen memperluas cakupan perlindungan bagi para pelaku seni di wilayahnya. Pada tahun 2026, Pemkab Gianyar telah mengikutsertakan sebanyak 595 seniman dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini ditopang alokasi anggaran hampir Rp120 juta per tahun yang bersumber dari APBD Kabupaten Gianyar melalui Dinas Kebudayaan.
Menurutnya, penganggaran ini merupakan bentuk apresiasi konkret sekaligus wujud perhatian pemerintah daerah kepada para seniman yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya sebagai identitas utama Kabupaten Gianyar.(Wirnaya/balipost)









