Gelandang serang tim nasional Brasil, Neymar Junior, pada laga 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (5/7/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Perjalanan gemilang Neymar Jr. bersama Timnas Brasil akhirnya mencapai garis akhir. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional setelah Selecao tersingkir secara dramatis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, Senin (6/7) WIB.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya karier internasional salah satu pesepak bola terbaik yang pernah dimiliki Brasil. Neymar mengakhiri pengabdiannya dengan status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Selecao, mengoleksi 80 gol dari 130 penampilan selama 16 tahun membela negaranya.

Baca juga:  Jelang Piala Dunia 2026, Rutten Mundur dari Kursi Pelatih Curacao

“Saya sudah mencoba lagi dan lagi. Semua dimulai di MetLife Stadium dan semuanya berakhir di sini. Sekarang, semuanya telah selesai,” ujar Neymar dilansir dari Kantor Berita Antara.

Ironisnya, stadion yang menjadi saksi perpisahan Neymar juga merupakan tempat ia memulai kisahnya bersama timnas senior. Pada 10 Agustus 2010, di Stadion MetLife, Neymar melakoni debut melawan Amerika Serikat dan langsung mencetak gol.

Enam belas tahun kemudian, stadion yang sama menjadi panggung penutup perjalanan internasional sang bintang.

Piala Dunia 2026 menjadi akhir yang pahit bagi mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut. Neymar hanya sempat tampil selama 37 menit sepanjang turnamen sebelum Brasil harus angkat koper lebih cepat akibat kekalahan dari Norwegia. Gol penalti yang dicetaknya pada laga tersebut menjadi gol terakhirnya dengan seragam kuning-hijau.

Baca juga:  Penantian 33 Tahun, Kesebelasan NTT Lolos PON

Meski menutup karier dengan kekecewaan, warisan Neymar untuk sepak bola Brasil tetap tak terbantahkan. Ia berhasil melampaui rekor gol legenda Pele, membawa Brasil menjuarai Piala Konfederasi FIFA 2013 sekaligus meraih penghargaan pemain terbaik turnamen.

Di level Olimpiade, Neymar juga mengukir sejarah dengan mengantar Brasil meraih medali emas sepak bola pertama di Olimpiade Rio 2016. Sebelumnya, ia turut mempersembahkan medali perak pada Olimpiade London 2012 serta membawa Brasil menjuarai South American U-20 Championship 2011.

Baca juga:  Piala Dunia 2026: Ceko dan Afrika Selatan Berbagi Poin

Kepergian Neymar dari tim nasional menutup sebuah era yang penuh warna bagi Selecao. Meski gagal mewujudkan impian mengangkat trofi Piala Dunia, ia meninggalkan jejak sebagai ikon sepak bola Brasil, pemegang rekor gol terbanyak sepanjang masa, serta salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah negeri Samba. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN