Sebanyak 12 atlet Wushu Badung sukses mengikuti Kejuaraan Nasional Piala Walikota Surabaya yang berlangsung 01 – 03 Mei di Surabaya. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kontingen Wushu Badung pulang dengan kepala tegak usai tampil impresif pada Kejuaraan Nasional Piala Wali Kota Surabaya yang berlangsung 1 hingga 3 Mei 2026. Turun dengan kekuatan atlet-atlet junior, Pengkab Wushu Indonesia Badung sukses memborong 19 medali emas, 10 perak, dan 5 perunggu.

Prestasi ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan wushu di Gumi Keris berjalan di jalur yang tepat. Dari 12 atlet muda yang diterjunkan, hampir seluruhnya mampu tampil kompetitif di level nasional, bahkan beberapa di antaranya turun di lebih dari satu nomor.

Baca juga:  Ditinggal Pacar WNA, Pelukis Coba Bunuh Diri dari Atas Billboard

Ketua Pengkab WI Badung, Elia Damaris Kristiani, menegaskan keikutsertaan ke Surabaya bukan semata mengejar medali. Ajang ini dimanfaatkan sebagai bekal penting untuk mengasah mental bertanding para atlet muda.

Menurutnya, pengalaman tampil di kejuaraan nasional sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter juara. Jam terbang yang semakin tinggi diharapkan menjadi modal berharga menghadapi Porsenijar pada Juni mendatang, sekaligus langkah awal menuju target besar di Porprov 2027.

Baca juga:  Tim Indonesia Jadi Juara Umum di Cabor Wushu SEA Games 2025

Di bawah komando pelatih Teguh Hery Susanto, para atlet Badung telah menjalani program training center intensif sejak Januari. Seluruh atlet turun di nomor taolu (seni), dengan strategi memberi kesempatan bertanding sebanyak mungkin agar pengalaman kompetisi mereka semakin matang.

Sejumlah atlet tampil menonjol dan menjadi lumbung emas bagi Badung. I Made Raka Aprilio Putra dan Matthew Maximillian Gumay sama-sama menyumbang empat medali emas. Selain itu, Desak Ayu Made Salma Sanjiwani, Al Rashid Afif Firdaus, Gede Aldova Gosy Krisnaya, Emilia Evelin Henanda, serta Jachynta Savitri Putri Sasmita juga tampil gemilang dengan raihan dua emas. Sementara Arthur Angelo meraih 1 medali emas.

Baca juga:  95 Atlet Wushu Bertarung di Wali Kota Cup 2026

Dominasi ini memperlihatkan bahwa regenerasi atlet wushu Badung berjalan sangat menjanjikan. Dengan performa seperti ini, para pendekar muda Badung layak diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan utama pada agenda olahraga pelajar dan multievent daerah dalam beberapa tahun ke depan. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN