BBM siap untuk disalurkan ke masyarakat. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) atau harganya masih tetap pada April 2026, meskipun tren harga minyak dunia tengah mengalami tekanan naik. Keputusan ini diambil setelah koordinasi antara pemerintah, Kementerian ESDM, dan Pertamina dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden yang mengutamakan stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.

Dengan kebijakan ini, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), Pertamax Green (RON 95), Dexlite, dan Pertamina Dex tetap sama seperti periode Maret 2026. Sementara itu, BBM subsidi juga tidak mengalami perubahan, dengan harga Pertalite masih di Rp10.000 per liter dan solar subsidi Rp6.800 per liter.

Baca juga:  Modus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah, BBM RON 90 Dibayar Harga RON 92

Sebelumnya, pada Maret 2026, harga BBM non-subsidi sempat mengalami kenaikan. Di wilayah DKI Jakarta, misalnya, harga Pertamax naik menjadi Rp12.300 per liter dari Rp11.800 per liter pada Februari.

Di sisi lain, Pertamina melalui subholding Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan energi nasional. Perusahaan juga menyatakan akan mengikuti kebijakan pemerintah terkait stabilitas harga BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Secara umum, harga BBM di berbagai daerah masih mengacu pada kebijakan nasional, meskipun terdapat sedikit perbedaan untuk wilayah tertentu seperti kawasan Free Trade Zone (FTZ) dan daerah terpencil. Namun, harga BBM subsidi tetap seragam di seluruh Indonesia. (Pramana Wijaya/balipost)

Baca juga:  Ditangkap, Maling Ngaku Hasil Curian untuk Rayakan Lebaran

Daftar Harga BBM Pertamina April 2026 (Per Wilayah) :

Sumatera

  • Aceh

Pertalite: Rp10.000
Solar: Rp6.800
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Dexlite: Rp14.500
Pertamina Dex: Rp14.800

Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung

Pola harga sama dengan Aceh

  • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau

Pertamax: Rp12.900
Pertamax Turbo: Rp13.650
Dexlite: Rp14.800
Pertamina Dex: Rp15.100

  • FTZ Sabang

Pertamax: Rp11.500
Dexlite: Rp13.250

  • FTZ Batam

Pertamax: Rp11.750
Pertamax Turbo: Rp12.400
Dexlite: Rp13.450
Pertamina Dex: Rp13.800

Jawa & Bali

  • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali

Pertalite: Rp10.000
Solar: Rp6.800
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax Green 95: Rp12.900
Dexlite: Rp14.200
Pertamina Dex: Rp14.500

Baca juga:  Cegah Harga Melambung Tinggi, TPID Bali Gelar Pasar Murah

Nusa Tenggara

  • NTB

Sama dengan Jawa-Bali

  • NTT

Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Dexlite: Rp14.500
Pertamina Dex: Rp14.800

Kalimantan

  • Kalbar, Kalteng, Kaltim

Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Dexlite: Rp14.500
Pertamina Dex: Rp14.800

  • Kalsel & Kalut

Pertamax: Rp12.900
Pertamax Turbo: Rp13.650
Dexlite: Rp14.800
Pertamina Dex: Rp15.100

Sulawesi

  • Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar

Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Dexlite: Rp14.500
Pertamina Dex: Rp14.800

Maluku & Papua

  • Maluku & Maluku Utara

Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp14.500

Papua & wilayah pemekaran

Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp14.500

  • Papua Barat & Papua Barat Daya

Tambahan Pertamina Dex: Rp14.800

BAGIKAN