
DENPASAR, BALIPOST.com – Menyambut Hari Kasih Sayang yang dirayakan setiap 14 Februari, komunitas anak muda yang tergabung dalam King of Fools menggelar konser musik.
Menurut perwakilan Komunitas King of Fools, Adrian, konser musik yang diselenggarakan pada 21 Februari di Lapangan Niti Mandala, Denpasar, itu bukan sekadar hiburan melainkan upaya untuk mengajak generasi muda lebih peduli pada alam sekitar.
“Kami bekerjasama dengan komunitas KARFA yang peduli terhadap sampah lewat proses daur ulang sampah menjadi barang fungsi yang bisa digunakan untuk siapa saja. Karena sejatinya di sini kami tidak hanya mencari kesenangan musik yang bisa dikenang tetapi juga rasa peduli kami terhadap alam sekitar,” kata Adrian.
Ia mengungkapkan komunitas yang berdiri sejak 20 tahun silam itu, tepatnya 2006, sudah melakukan beragam kegiatan dengan berlandaskan pada filosofi Tri Hita Karana. Ia mengatakan di tahun awal perjalanan komunitas ini memang berjalan apa adanya. Namun, tahun berganti tahun, komunitas pun selalu menyelipkan kegiatan peduli alam dengan berpegang teguh pada semangat kerja sama dan gotong royong.
“Perubahan besar datang di tahun 2017 lewat sebuah langkah kecil bernama Diamond Project. Event ini bukan dibuat supaya terlihat hebat. tetapi melihat rasa persaudaraan dan menjadi ruang tumbuh serta kreativitas kecil dari anak anak muda yang mau belajar dan berkembang,” kata Adrian.
Setelah itu, perjalanan berkembang perlahan lewat Diamond Party. Adrian mengatakan “diamond” bukan simbol kemewahan, tapi pengingat, sesuatu yang bernilai tidak lahir secara instan.
Setelah 17 tahun, komunitas ini kemudian menggelar Beauty of Caring, sebuah wadah bagi generasi muda untuk melakukan kegiatan sosial. “Konsep ini kami ambil berlandaskan Konsep Tri Hita Karana, yang dimana menjaga keharmonisan dengan Tuhan, manusia, dan alam. Kami melakukan kegiatan ini dengan penuh kepedulian yang tinggi dan ingin meyakini bahwa semua semua layak untuk dicintai,” katanya. (kmb/balipost)

