
GIANYAR, BALIPOST.com – Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan pentingnya pembinaan usia muda sebagai pondasi masa depan sepak bola nasional. Hal itu disampaikan saat ia mengunjungi Bali United Training Center, Gianyar, sekaligus meninjau langsung fasilitas dan proses pembinaan yang dijalani Bali United Academy, dirilis dari laman resmi Bali United, Jumat (30/1).
Dalam kunjungan tersebut, pelatih asal Inggris itu tidak hanya melihat sarana penunjang pusat latihan, tetapi juga menyaksikan langsung sesi latihan para pemain usia muda. Herdman menilai keberadaan akademi dengan fasilitas memadai menjadi kunci utama dalam mencetak pemain berkualitas di masa depan.
“Saya pikir memiliki tempat latihan yang bagus seperti ini akan sangat memudahkan pengembangan pemain muda. Inti dari pembinaan bukan hanya bakat, tetapi juga dukungan fasilitas latihan yang tepat,” ujar mantan pelatih Timnas Kanada itu.
Menurut Herdman, fasilitas yang baik akan membentuk pola pikir profesional sejak usia dini. Hal tersebut menjadi modal penting agar pemain mampu berkembang secara konsisten ketika memasuki level sepak bola profesional.
“Ketika pemain memulai perjalanan mereka sejak usia muda dengan sarana yang mendukung, perkembangan di level profesional akan terlihat jelas,” tambahnya.
Herdman juga menegaskan bahwa lahirnya pemain Timnas Indonesia di masa depan tidak lepas dari peran dan kepedulian klub-klub terhadap pembinaan usia muda. Dalam hal ini, Bali United dinilai telah mengambil langkah yang tepat melalui pengelolaan akademi yang terstruktur.
Kedatangan Herdman sebagai suksesor Patrick Kluivert di kursi pelatih Timnas Indonesia membawa harapan besar bagi publik sepak bola Tanah Air. Target jangka panjang yang diusungnya pun tidak main-main, yakni membawa Indonesia bersaing di Piala Dunia 2030.
Namun sebelum melangkah ke visi besar tersebut, Herdman menyadari ada tantangan jangka pendek yang harus dibuktikan. Pada 2026, Timnas Indonesia akan dihadapkan pada dua agenda penting, yakni FIFA Series pada bulan Maret serta Piala AFF pada Juli mendatang.
Pelatih yang dikenal memiliki rekam jejak cemerlang di level internasional itu pun menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun sepak bola nasional.
“Kita baru memulai perjalanan panjang dengan tujuan besar bersama. Ini adalah proses jangka panjang menuju 2030. Saya berjuang bersama tim di ruang ganti dan di lapangan, sementara para suporter mendukung dari belakang. Semua memiliki peran dan kontribusi yang sama untuk negara Indonesia,” tutur Herdman.
John Herdman sendiri dikontrak selama dua tahun hingga akhir 2027, dengan opsi perpanjangan hingga 2030. Sebuah komitmen jangka panjang yang menegaskan keseriusan PSSI dan Timnas Indonesia dalam membangun pondasi kuat demi masa depan sepak bola nasional. (Suka Adnyana/balipost)









