Prosesi ngaben di Klungkung beberapa waktu lalu. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 25 Januari 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Berawal dari Bom Bali, Dua Perempuan Ini Bangun Bisnis Sistem Pembayaran Digital

Asuajeg Turun
Baik untuk membuat penakut, menanam padi, kacang-kacangan, sirih. Berburu, membuat alat bunyi-bunyian, kentongan, gamelan, genta, dll.

Kajeng Rendetan
Baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah.

Kala Gotongan
Baik untuk memulai suatu usaha. Tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat.

Kala Siyung
Tidak baik, hari ini harus diwaspadai karena mengandung pengaruh buas.

Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Baca juga:  Pungutan 10 Dolar ke Wisman Harus Dibarengi Ini

Kala Tampak
Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN