
DENPASAR, BALIPOST.com – Layanan 5G di Bali, khususnya wilayah Denpasar dan Badung makin beragam dengan bertambahnya kehadiran operator telekomunikasi yang menggelar teknologi ini.
Chief Marketing Officer Smartfren XLSMART, Sukaca Purwokardjono ditemui di Denpasar mengutarakan layanan 5G yang digelar saat ini menjangkau Denpasar dan Badung. Ditargetkan layanan 5G Smartfren akan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Bali paling lambat kwartal II 2026.
Meski pihaknya relatif baru menggelarnya di tengah ketatnya persaingan dalam menghadirkan teknologi 5G, ia menyebut layanan yang ditawarkan ‘menyelimuti’ wilayah yang dijangkau sehingga pelanggan akan merasa nyaman saat menggunakannya. “Jadi tidak bolong-bolong, semua BTS sudah 5G,” jelasnya, Kamis (16/1).
Terlebih dengan mergernya Smartfren dan XL Axiara menjadi XLSMART, jaringan yang dimiliki sudah teritegrasi. “Frekuensinya sudah digabung, istilahnya MOCN, multi operator core network. Jadi dalam satu BTS itu bisa memancarkan semua spektrum atau frekuensi yang kita punya. Kami mengalokasikan frekuensi khusus (dedicated) hanya untuk 5G sehingga experience-nya akan beda. Ibaratnya dalam jalan tol ada 6 jalur, yang dua jalur dialokasikan khusus,” kata pria yang akrab disapa Koco ini.
Ia pun optimis 5G ini akan makin tinggi pemanfaatannya seiring makin banyaknya perangkat yang masuk ke Indonesia telah menyematkan teknologi ini. Terlebih, harga perangkat berteknologi 5G kini makin terjangkau dan beragam.
Sementara itu Division Head Product & ARPU Management, Astiyanto Muktiwibowo memaparkan sejumlah kelebihan dari teknologi 5G ini. “Kami berupaya memberikan layanan worry-free atau bebas khawatir dalam telekomunikasi,” sebutnya.
Ia memaparkan layanan 5G ditargetkan pertengahan tahun 2026 ini sudah menjangkau 88 kota secara nasional. Di Desember 2025 lalu, gelaran 5G sudah dilakukan di 13 kota. “Januari ini kita akan ada tambahan di 21 kota. Khususnya di Bali, full blanket 5G sudah bisa dinikmati di Denpasar dan Badung. Nanti menyusul ada 7 kota lainnnya full blanket di Q2 (kwartal 2) sudah selesai,” papar Astiyanto. (Diah Dewi/balipost)




