
DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.
Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 7 Januari 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.
Dauh Ayu
Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.
Geni Rawana
Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.
Kajeng Uwudan
Tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman.
Kala Empas Munggah
Baik untuk membangun rumah. Tidak baik untuk memetik buah-buahan.
Kala Jangkut
Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.
Kala Luang
Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian.
Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.
Kala Suwung
Tidak baik untuk dewasa ayu, berkunjung.
Panca Prawani
Tidak baik dipakai dewasa ayu.
Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
Sarik Agung
Tidak baik untuk segala pekerjaan.
Sri Tumpuk
Baik untuk mencari burung (mapikat). (Sumarthana/balipost)









