Petugas mengevakuasi jasad bayi ditemukan di pinggir sungai, Jalan Gunung Catur, Ubung, Denpasar. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Mayat bayi perempuan ditemukan di pinggir Tukad Mati, Jalan Gunung Catur, Ubung, Denpasar, Rabu (6/12). Namun kondisi mayat bayi tersebut tidak utuh karena tanpa tangan kiri, leher hampir putus dan paha kiri robek diduga karena dimakan biawak.

Selanjutnya mayat bayi tersebut dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Terkait kejadian itu, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menjelaskan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

Baca juga:  Pembuang Mayat Bayi Terlindas Kendaraan Terekam CCTV

Salah satunya, Muhamad Helmi (23), buruh bangunan mengatakan pukul 07.30 WITA, ia berdiri di depan jendela tempat tinggalnya, Jalan Catur II A, Denpasar. Buruh asal NTB ini melihat biawak menarik bangkai dan langsung turun ke sungai.

Setibanya di TKP, Helmi melihat ada mayat bayi dan kejadian itu disampaikan ke mandornya, Rahman. “Penemuan mayat bayi tersebut lalu dilaporkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Baca juga:  Capres Bicara Pertahanan hingga Anggaran Ratusan Triliun, Ini Pendapat Sejumlah Pengamat

Pukul 08.40 WITA, petugas Inafis Satreskrim Polresta Denpasar tiba di TKP. Selanjutnya polisi melakukan olah TKP dan kondisi mayat bayi mengenaskan karena tangan kiri tidak ada, leher hampir putus dan paha kiri robek.

Usai olah TKP, mayat bayi tersebut dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN