Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Menjelang Hari Bhayangkara ke-77, gerbong mutasi terjadi di Polda Bali. Salah satunya Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si., yang dimutasi sebagai Kabid Humas Polda Jawa Tengah.

Sejak Kabid Humas diemban Kombes Satake Bayu pada Juni 2022, untuk mendapat informasi terkait program, kinerja dan pengungkapan tindak pidana, tidak sulit. Bahkan Satake merupakan salah satu kabid humas yang mudah dihubungi, terutama untuk awak media massa.

“Menjalin kemitraan dan kerja sama dengan media massa sangat penting. Kami perlu mitra untuk sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait dengan apa yang dilakukan Polda Bali dan jajarannnya,” kata Satake Bayu saat bertemu awak media diawal menjabat sebagai Kabid Humas Polda Bali.

Baca juga:  Begini Hasil Rapid Test Ratusan Pedagang dan Pegawai Pasar Galiran

Selain itu, ayah tiga anak ini menegaskan, dirinya tidak akan menutup-nutupi, baik itu kebaikan atau pelanggaran yang dilakukan anggota Polda Bali.
Hal yang disampaikan perwira melati tiga kelahiran Bekasi, Jawa Barat, pada 25 November 1968 ini, benar-benar dilakukan selama menjadi corong Polda Bali.

Bahkan ia tidak tanggung-tanggung menghubungi pimpinan Satwil dan Satker jika terjadi tindak pidana yang laporannya belum diterimanya. “Tidak ada yang ditutup-tutupi. Saya berprinsip misalnya polisi yang salah harus diekspos. Hal ini akan memberikan efek jera bagi dirinya dan anggota lain agar tidak melakukannya. Masyarakat juga tahu polisi melanggar itu ada prosesnya,” tegas lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992 ini.

Baca juga:  Tambahan Warga Bali Terjangkit COVID-19 Makin Landai, Diharap Terus Membaik

Terkait nama Satake, mantan Kapolsek Manggis, Karangasem ini menjelaskan, ia bukan keturunan Jepang. Saat ia lahir, ayahnya sedang menggiling padi menggunakan mesin merk Satake. Oleh karena itu Satake digunakan pada namanya.

“Layar belakang keluarga saya kurang mampu. Di Magelang tiap saya hari bertemu tentara, banyak anggota TNI AD di sana. Kalau sore olahraga di lapangan tentara. Saya nomor dua dari lima bersaudara. Saya coba daftar Akpol tapi gugur karena kalah kuota. Setahun kemudian daftar lagi dan dinyatakan lulus. Setelah mengikuti pendidikan, saya lulus Akpol tahun 1992,” ujarnya.

Baca juga:  Napi Kasus Terorisme yang Berupaya Kabur Dipindahkan

Setelah itu ia mulai meniti karier sebagai anggota kepolisian. Lulus Akpol Satake Bayu ditempatkan di Satsamapta Polres Karangasem, Bali (1992—1994). Selanjutnya dipercaya sebagai Kapolsek Manggis, Karangasem (1994—1998), Kapolsek Kuta, Badung (1998—2000), Pama PTIK (2000), Kapuskodal Ops Polres Kotawaringin Timur, Kalteng (2001), Kakoorsis Polda Kalteng, Wakapolres Polda Kalteng, Kasat PJR Ditlantas Polda Kalteng, Pamen Polda Kalteng (2007—2008), Kabag Bindiklat Polda Sulut (2008), Kasat PJR Polda Sulut, Kasubdit Min Regident Ditlantas Polda Sulut, Kapolres Bitung, Sulut (2011—2012), Kepala SPN Polda Sulut (2012—2016), Dirpamobvit Polda Gorontalo (2016—2019), Kabid Humas Polda Sumbar (2019—2022) dan Kabid Humas Polda Bali (2022-2023). (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN