Kadis PU – TR kabupaten Buleleng, I Putu Adipta. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kondisi sejumlah jalan yang rusak di Kabupaten Buleleng, belakangan ini sering dikeluhkan masyarakat. Bahkan kondisi jalan tersebut, sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas hingga menimbulkan korban jiwa. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) pun menggelontorkan anggaran sebesar Rp 23 Miliar untuk memperbaiki ruas jalan di Buleleng.

Dari total anggaran itu, hanya tiga ruas jalan yang tersentuh perbaikan. Tiga ruas jalan yang akan diperbaiki itu diantaranya jalan di Banjar Dinas Keduran Desa Madenan Kecamatan Tejakula, Jalan Pulau Menjangan serta Jalan Pulau Seribu yang ada di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. Ketiga ruas jalan tersebut memiliki total panjang mencapai 10 Kilometer. Perbaikan pun diperkirakan mulai dilakukan pada Juli mendatang.

Baca juga:  Jadi Ikon, Arak Bali Ditarget Seperti Mikol dari 7 Negara Ini

Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha pada Rabu (7/6) mengatakan, sejatinya pihaknya mengusulkan beberapa titik perbaikan ruas jalan, dengan total panjang mencapai 25 kilometer kepada BBPJN. Anggaran yang dibutuhkan kurang lebih mencapai Rp 80 Miliar. Namun dari usulan tersebut, yang memenuhi kriteria hanya tiga ruas jalan.

“Kami sebenarnya usulkan banyak ruas jalan untuk diperbaiki. Namun yang memenuhi kriteria hanya ruas jalan di Banjar Dinas Keduran, karena menghubungkan dua ruas jalan nasional dan jalan provinsi,” kata Adiptha.

Baca juga:  Tabanan Belum Mampu Penuhi Permintaan VOC

Selain itu dalam pengusulan perbaikan ruas jalan ini, ada beberapa kriteria yang dilihat BBPJN. Seperti kesiapan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Detail Engineering Design (DED) serta survei faktual. “Survei faktur sudah dilakukan sendiri oleh BBPJN. Mudah-mudahan bulan Juli nanti tiga ruas jalan itu sudah mulai diperbaiki,” jelasnya.

Sementara untuk jalan penghubung antara Desa Bukti dengan Desa Tunjung di Kecamatan Kubutambahan yang rusak sejak lama hingga ditanami pohon pisang oleh warga, Adiptha menyebut perbaikannya akan dilakukan menggunakan APBD Buleleng. “Sudah kami usulkan ke Pj Bupati, dan akan mendapat prioritas nanti dari APBD Buleleng,” tandasnya. (Nyoman Yudha/Balipost)

Baca juga:  KPK dan Gubernur Koster Bersinergi Tingkatkan Pendidikan Antikorupsi Lewat Desa Adat
BAGIKAN