Public Expose PT Pradiksi Gunatama Tbk. yang digelar Jumat (26/8). (BP/Istimewa)

JAKARTA, BALIPOST.com – Setelah mencetak kinerja positif di triwulan I dan triwulan II tahun 2022, PT Pradiksi Gunatama Tbk yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit dan berkode emiten PGUN akan meningkatkan kapasitas produksi. Perseroan berencana membeli lahan seluas 2.000 hektare.

“Perseroan pada akhir tahun ini merencanakan untuk membeli lahan kebun di sekitar perseroan seluas 2.000 hektare. Lahan kebun baru ini untuk menambah produktivitas crude palm oil (CPO),” kata Tamlikho, Direktur Keuangan PT Pradiksi Gunatama Tbk, dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (26/8).

Baca juga:  Kendalikan Harga Migor, Pemerintah akan Seimbangkan Hulu dan Hilir

Menurut Tamlikho, kinerja PT Pradiksi Gunatama Tbk pada triwulan II tahun 2022 mengalami kenaikan laba bersih dibanding periode yang sama pada tahun lalu (YoY) sebesar 14 persen dari Rp43 miliar menjadi Rp49 miliar. “Kalau dari sisi pendapatan (YoY), PGUN mengalami kenaikan 23% dari Rp399 miliar naik menjadi Rp490 miliar di tahun ini,” tambahnya.

Sementara menurut Muhammad Reza selaku Corporate Secretary PT Pradiksi Gunatama Tbk, pada akhir 2022 perseroan direncanakan melakukan penggabungan usaha dengan PT Senabangun Anekapertiwi. Juga, menambah kapasitas Pabrik Kelapa Sawit menjadi 90 ton per jam dari eksisting 60 ton per jam. “Harapannya dengan penambahan kapasitas ini, produksi CPO akan meningkat dari 75 ribu ton per tahun menjadi 113 ribu ton per tahun” katanya. (kmb/balipost)

Baca juga:  Kerugian Negara Dari Kasus Dugaan Korupsi Ekspor CPO Mencapai 20 Trilliun
BAGIKAN