Luh Mas Sri Diana Wati. (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Satu-satunya atlet muaythai Bali yang lolos ke PON XX Papua 2021, Luh Mas Sri Diana Wati kini menjadi incaran provinsi lain. Hanya, sejauh ini atlet peraih perak di nomor seni perorangan (waikru) belum dilepas, dan masih setia mengusung bendera Bali di kancah nasional.

Sekum Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Bali Wayan Suwita, si Denlasar, Selasa (14/6), menerangkan, pihaknya tidak melepas atlet peraih perak, karena sistem penilaian yang kontroversial ini. “Justru sebaliknya, kami makin greget melakjkana pembinaan atlet, pasca event Piala Bupati Klungkung,” ucap Suwita.

Baca juga:  Perbaikan Gedung, KPU Bali akan Terima Dana Pada 2020

Bahkan, peminat muaythai makin banyak, hingga di Porprov Bali mempertandingkan 10 nomor putra dan 8 nomor putri, termasuk omor penampilan atau seni. Ia mengakui, saat kejuaraan Piala Bupati Klungkung di GOR Swecapura, terkendala terbatasnya dana, yang menyebabkan sederet atlet andalan dari daerah tidak bisa tampil. “Namun, saat porprov Bali kami harapkan seluruh atlet potensial bisa berlaga,” harap Suwita.

Ia menyebutkan, kerika Piala Bupati kategori yang dipertandingkan prapemula, pemula, kadet, junior, dan senior. Akan tetapi, khusus porprov atlet yang ikut berpartisipasi cukup junior dan senior.

Baca juga:  Daihatsu Astec Open 2018 Digelar di Bali

Suwita menilai, acuan penjaringan atlet Pra PON berdasarkan hasil porprov dan Piala Bupati. Pasalnya, beberapa nomor di Piala Bupati tidak dipertandingkan di porprov maupun PON Papua, seperti putra dan putri berpasangan, termasuk muaythai aerobik.

Padahal nomor bersangkutan dipertandingkan di Pra PON. “Bali harus tampil di semua nomor atau full-team di Pra PON, mudah-mudahan venuenya berdekatan dengan Bali, seperti Jawa atau jika perlu Bali ambil tuan rumah,” tuturnya.

Baca juga:  Atlet Petanque Made Wijaya dan Kadek Nandinia Juara

Untuk PON di Aceh dan Sumut 2024, Luh Mas diharapkan mendulang emas, dan dipastikan turun di porprov membela Buleleng. “Kami juga menyiapkan atlet seni putri asal Klungkung Ni Ketut Della Antari pernah juara nasional, termasuk Karangasem memiliki atlet potensial,” ucapnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN