Ratu Inggris Elizabeth II dan Pangeran Charles berpose di taman Frogmore House, di Windsor, Inggris, (23/3/2021), dalam gambar yang dirilis pada 2 April 2021. (BP/Antara)

LONDON, BALIPOST.com – Pangeran Charles untuk kedua kalinya dilaporkan terinfeksi virus COVID-19. Baru-baru ini, ia pun dikabarkan sempat bertemu dengan ibunya Ratu Elizabeth.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, ratu berusia 95 tahun itu tidak menunjukkan gejala apa pun, kata sumber kerajaan, Kamis waktu setempat. “Pagi ini Prince of Wales menunjukkan hasil tes positif COVID-19 dan sedang isolasi mandiri,” kata kantor Clarence House dalam pernyataan di Twitter, dikutip dari Reuters pada Jumat (11/2).

Baca juga:  Puluhan Naker Migran dari Johannesburg Pulang

Belum ada informasi lebih lanjut soal kondisi Charles, tapi sumber di Istana Buckingham mengonfirmasi Charles baru-baru ini bertemu ibunya. Ratu Elizabeth tidak menunjukkan gejala apa pun, tapi kondisinya tetap dipantau.

Ratu mengonfirmasi pada awal 2021 dia telah menerima dosis pertama vaksin COVID dan mendorong masyarakat untuk ikut divaksin. Namun istana menolak untuk mengonfirmasi apakah ratu sudah menerima suntikan lanjutan.

Sementara Charles dan istrinya, Camilla, pada Desember lalu telah mendapat suntikan dosis lanjutan. Charles sebelumnya terinfeksi virus pada Maret 2020 dan hanya merasakan gejala sedang. Putranya, Pangeran William, juga terinfeksi COVID tak lama setelah ayahnya pada 2020.

Baca juga:  Ratu Elizabeth dan Inggris Ucapkan Selamat Tinggal ke Pangeran Philip

Kesehatan ratu telah jadi pusat perhatian sejak Ratu Elizabeth menginap semalam di rumah sakit pada Oktober lalu dan dianjurkan dokternya untuk beristirahat. (kmb/balipost)

BAGIKAN