Tangkapan layar dari website resmi terkait update COVID-19 di Denpasar yang dimiliki Pemkot Denpasar. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pascapengumuman bertambahnya kasus pasien positif COVID-19 di Bali sebanyak 9 orang, Denpasar melakukan update terhadap warganya yang terjangkit. Dilihat dari https://safecity.denpasarkota.go.id/id/covid19, terjadi tambahan 1 pasien positif di Denpasar.

Total ada 3 pasien positif. Sebarannya, menurut data yang ada di website itu, pasien positif merupakan warga Panjer, Padangsambian Kaja, dan Ubung. Sementara itu, dilihat dari jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) jumlahnya sebanyak 2 orang. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) yang diduga melakukan kontak erat dengan pasien positif, jumlahnya mencapai 108.

Baca juga:  Akses Jalan Ditutup, Warga Serangan Resah

Terkait adanya pasien positif ini, Pemerintah Kota Denpasar dikatakan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar, Dewa Gede Rai, Selasa (31/3) sudah melakukan sejumlah langkah strategis. Misalnya, telah memberlakukan belajar di rumah sejak Senin (16/3) hingga batas waktu yang belum ditentukan. Demikian pula kerja dari rumah juga diberlakukan bagi para ASN.

Selain itu, pembatasan jam buka pasar rakyat serta toko modern juga dilaksanakan. Langkah lain, yakni melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum secara berkala.

Baca juga:  Harga Gula Pasir Belum Bisa Ditekan

Bahkan, untuk meningkatkan kewaspadaan warga Denpasar, Dinas Kominfo bersama instansi terkait lainnya juga telah mem-publish sebaran kasus COVID-19 di Denpasar dalam website resminya. “Langkah ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penyebaran kasus ini. Dengan mengetahui posisi kasus, warga bisa melakukan langkah antisipasi,” ujarnya.

Pemkot Denpasar melalui Satgas COVID-19 yang telah dibentuk Wali Kota terus berupaya untuk menekan kasus ini. “Saat ini kami kembali rapat untuk menyiapkan langkah strategis lainnya dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 di Denpasar,” jelasnya. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN