XXX menjelaskan tentang single barunya "Jreeng." (BP/win)

‘’Malam minggu jreeng… Jak dadua jreeng… Ane jomblo jreeng… Yuk semangat jreeng…Malam minggu tyang jak dadua, ba ngelah tunangan…Jani ba laku, krana ba juari, ba ada anak luh ne nyayangin tyang. Astungkara ba ngelah tunangan jalanin hepi2 gen jani 2x. Ane jomblo tetap magitaran jreeng…’’

Begitulah sepenggal lirik dari single terbaru grup band [XXX] berjudul ‘’Jreeng’’ yang diciptakan oleh Rahtut XXX. Lagu ini bertutur tentang indahnya kisah masa remaja, yang bahkan punya hari spesial untuk mengenangnya, yakni Valentine Day.

Kehadiran valentine day memang punya kesan tersendiri bagi kalangan anak muda terutama pasangan remaja. Sebuah momen kata hati bernuansa romantis penuh ungkapan cinta.

Tak hanya itu, indahnya hari spesial ini bahkan selalu mengusik kreativitas kalangan seniman Bali dalam menguatkan identitas sosial dari karakter kreatif dirinya secara publik.

Begitu pula halnya dengan grup band bersaudara [XXX]. Melalui momen cinta kasih ini, XXX kembali merilis single terbarunya ‘’Jreeng’’. Setelah sebelumnya sempat sukses meluncurkan single ‘’Aci Rah Pengangon’’.

Melalui single ini seakan sebagai penanda ungkapan rasa kasih sayang dalam mewarnai indahnya kehidupan tatkala masa remaja dalam tematik kasmaran.

Grup band yang bernaung di bawah bendera Jayagiri Production Denpasar ini tentunya berharap para penggemar fanatiknya mampu terhibur dan tetap turut peduli dalam melestarikan seni budaya Bali melalui musik mabasa Bali.

Produser Jayagiri, IGN ‘’Rahman’’ Murthana, S.T. yang juga manager band [XXX], menuturkan bahwa melalui single terbarunya ini berharap denyut nadi blantika musik Bali makin bergairah, dan tetap konsisten dalam menjaga dan mengembangkan, serta melestarikan seni budaya Bali dengan kreativitas musik mabasa Bali.

Grup band mabasa Bali ini digawangi personelnya Rahtut, Rahtwo (vokal), Rah Mink (gitar) dan Rah Alit (drum), Angga (bas), Sila (keyboard/gitar). Sejak terbentuk 10 Oktober 2003 silam telah sukses merilis kreativitas terbaiknya, di antaranya album ‘’Druwenang Sareng’’ (2003), ‘’Jingkrak – Jungkrak’’ (2004), ‘’Bikul Pisuh’’ (2006), ‘’Sangut Delem’’ (2008), ‘’Nak Bali’’ (2010), ‘’Welcome to Bali’’ (2013). (Winatha/balipost)

BAGIKAN