Para pengunjung saat melakukan Banyu Pinaruh di Pantai Jasri, yang berlokasi di Kelurahan Subagan, Kecamatan/Kabupaten Karangasem, Minggu (1/11). (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pantai Jasri yang berlokasi di Kelurahan Subagan, Karangasem masih menjadi salah satu lokasi tujuan masyarakat untuk melaksanakan Banyu Pinaruh, Minggu (1/11).

Banyu Pinaruh merupakan hari penyucian diri bagi umat Hindu yang dirayakan tepat sehari setelah Hari Raya Saraswati. Prosesi ini bertujuan untuk membersihkan kotoran fisik sekaligus kegelapan pikiran, kebodohan (awidya), serta ego manusia.

Berdasarkan pantauan di lokasi, masyarakat sudah terlihat berdatangan sejak pukul 06.00 WITA. Mereka datang bersama keluarga atau pasangannya. Sebelum melakukan Banyu Pinaruh, mereka lebih dulu bersembahyang dengan membawa sarana canang sari

Baca juga:  Mahfud MD Dorong Penguatan Karakter dan Spiritualitas SDM Hindu

Salah seorang pengunjung, Arya  mengaku sengaja datang bersama keluarga ke Pantai Jasri untuk melaksanakan Banyu Pinaruh. “Saya sering datang ke sini (Pantai Jasri). Bahkan, setiap banyu pinaruh saya ke sini, kebetulan dekat dari kontrakan,” ucapnya.

Pengunjung lain, Kadek Diah mengaku Pantai Jasri untuk melaksanakan Banyu Pinaruh karena pantainya cukup bersih dan ombaknya juga bersahabat, tidak terlalu besar. Sehingga relatif aman untuk ikut membersihkan diri. “Meski ramai, pikiran kita tenang saat melaksanakan Banyu Pinaruh di sini (Pantai Jasri),” terangnya. (Eka Prananda/balipost)

Baca juga:  Merger Sulit Diberlakukan untuk Perguruan Tinggi Hindu 

 

BAGIKAN