
JAKARTA, BALIPOST.com – Deportivo Alaves terhindar dari kekalahan setelah bermain imbang 1-1 melawan Malaga pada pekan ke-10 Liga Spanyol di Stadion Mendizorroza, Vitoria-Gasteiz, Jumat (23/10) waktu setempat. Gol Aitor Manas pada menit ke-89 memupus harapan tim tamu membawa pulang kemenangan.
Malaga sempat berada di atas angin setelah Adrian Nino membawa timnya unggul menjelang turun minum. Namun, keunggulan tersebut buyar pada menit-menit akhir ketika pemain pengganti Alaves, Aitor Manas, sukses menyamakan kedudukan, dilansir dari Kantor Berita Antara.
Bertindak sebagai tim tamu, Malaga tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Los Boquerones berusaha mengendalikan permainan dan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-44. Ramon Enriquez mengirimkan umpan matang yang dituntaskan Adrian Nino menjadi gol.
Gol tersebut sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya disahkan wasit. Malaga pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Alaves meningkatkan tekanan demi mengejar ketertinggalan. Tuan rumah terus menggempur pertahanan Malaga dan memperoleh tujuh tendangan sudut. Namun, rapatnya barisan belakang tim tamu membuat Alaves kesulitan menciptakan peluang yang berbuah gol.
Saat kemenangan Malaga tampak semakin dekat, Aitor Manas muncul sebagai penyelamat Alaves. Pada menit ke-89, pemain pengganti tersebut melepaskan sepakan yang gagal dihentikan penjaga gawang Malaga. Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan harapan tuan rumah untuk membalikkan keadaan.
Kedua tim masih berupaya mencari gol kemenangan pada sisa waktu pertandingan, termasuk masa tambahan. Namun, tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi. Alaves pun harus puas berbagi satu poin di kandang sendiri, sedangkan Malaga gagal mempertahankan keunggulannya.
Hasil imbang ini membuat Alaves tetap berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 12 poin dari 10 pertandingan, terpaut tujuh poin dari posisi empat besar.
Sementara itu, tambahan satu poin belum mampu mengangkat Malaga dari dasar klasemen. Mereka baru mengumpulkan lima poin dari 10 laga dan masih tertinggal tiga poin dari zona aman. Bagi Malaga, kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi pukulan dalam upaya keluar dari posisi juru kunci. (Suka Adnyana/balipost)






