
GIANYAR, BALIPOST.com – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, membantah tegas tudingan yang beredar di media sosial mengenai rumahnya yang disebut-sebut menjadi lokasi praktik perjudian kartu ceki. Tudingan yang sempat viral tersebut mengklaim adanya taruhan yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Isu tersebut mencuat usai sebuah unggahan bertajuk “Dugaan Judi Ceki Bebas di Rumah Bupati Gianyar” ramai diperbincangkan netizen. Dalam unggahan yang beredar, turut dicantumkan foto sejumlah pejabat daerah serta klaim bahwa aktivitas perjudian tersebut berlangsung rutin setiap minggu.
Meski demikian, narasi dalam unggahan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan tidak menjadi bukti bahwa praktik perjudian benar-benar terjadi. Kehadiran foto para pejabat di dalam unggahan tersebut juga tidak serta-merta membuktikan keterlibatan mereka dalam aktivitas terlarang yang dituduhkan.
Saat dikonfirmasi Jumat (23/10), Bupati Mahayastra dengan tegas menyebut tudingan tersebut sebagai informasi bohong atau hoaks. “Itu hoaks, tidak perlu ditanyakan lagi,” tegas Mahayastra.
Made Mahayastra mengaku enggan memperpanjang persoalan ini. Ia memilih untuk menyikapi rumor tersebut dengan tenang, menganggapnya sebagai bagian dari dinamika serta risiko di media sosial. (Wirnaya/balipost)










