Sekda Kabupaten Gianyar, Plt. Kadisdik, Camat Tegallalang, kepala lingkungan saat meninjau hasil revitalisasi gedung dan pemanfaatan fasilitas baru di SD Negeri 3 Taro, Kecamatan Tegallalang. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Selain mendapat dukungan bantuan dari pemerintah pusat, Pemkab Gianyar juga mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 untuk merevitalisasi sebanyak 131 sekolah di wilayahnya.

Langkah ini menjadi bentuk sinergi nyata antara daerah dan pusat guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta berbasis teknologi bagi para siswa di Kabupaten Gianyar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama dikonfirmasi Minggu (18/10), menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, atas alokasi bantuan revitalisasi bernilai Rp 2 miliar yang direalisasikan secara swakelola oleh pihak sekolah.

Baca juga:  Sekolah Rakyat Kontribusi Nyata Pemerataan Pendidikan

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gianyar mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang telah memberikan program revitalisasi pembangunan sekolah sebesar Rp2 miliar. Program ini sangat baik dan membantu kami dalam penataan infrastruktur sekolah agar lebih baik ke depan,” ujar Gus Bem.

Selain perbaikan fisik bangunan, SDN 3 Taro juga menerima bantuan sarana pembelajaran digital berupa Papan Interaktif Digital (PID). Pemanfaatan sarana teknologi modern ini diharapkan dapat memacu efektivitas dan kualitas proses belajar mengajar harian.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, menjelaskan bahwa intervensi pembangunan pendidikan tidak hanya bergantung pada dana pusat. Pemkab Gianyar secara aktif menyelaraskan program strategis nasional melalui pendanaan APBD.

Baca juga:  Pelajar Berkomplot Rampok Pemotor

Pada tahun 2026, sebanyak 131 sekolah di Kabupaten Gianyar menjadi sasaran perbaikan yang mencakup rehabilitasi fisik skala ringan, sedang, hingga berat. Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Pembangunan sarana penunjang seperti laboratorium dan perpustakaan.

“Program revitalisasi APBD ini merupakan wujud dukungan Pemkab Gianyar sekaligus penguatan sinergi dengan pemerintah pusat. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan misi keempat Bupati Gianyar untuk mengembangkan SDM berdaya saing tinggi dan berintegritas,” tegas I Wayan Mawa.

Manfaat langsung dari perbaikan infrastruktur ini dirasakan oleh para siswa dan guru di SDN 3 Taro. Ni Nyoman Diastari, siswi kelas VI SDN 3 Taro, mengaku sangat senang dengan suasana belajar baru di sekolahnya.

Baca juga:  Delapan SD Negeri di Tabanan Ini Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah

“Saya merasa sangat senang setelah sekolah kami mendapatkan gedung baru dan PID. Terima kasih atas bantunnya, semoga fasilitas ini dapat terus kami manfaatkan dengan baik,” ungkap Diastari.

Pihak sekolah mengapresiasi penuh dukungan pemerintah pusat dan daerah, sembari berharap cakupan bantuan perangkat PID dapat terus ditambah secara bertahap agar seluruh ruang kelas dapat mengoperasikannya secara merata.

Melalui integrasi pendanaan pusat dan APBD Gianyar 2026 ini, percepatan modernisasi fasilitas pendidikan di Gianyar diharapkan memicu peningkatan mutu pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN