Perahu nelayan di Tanah Ampo. (BP/nan)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 18 Oktober 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Baik untuk Menyetem Gamelan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 20 September 2025

Dewasa Ngelayang
Baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya.

Geni Rawana
Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.

Kala Bangkung, Kala Nanggung
Tidak baik untuk mulai memelihara ternak.

Kala Ngruda
Baik untuk membuat taji, keris, ranjau (sungga), bambu runcing (gelanggang) dan sejenisnya, membuat rencana baik. Tidak baik untuk segala pekerjaan, akan mendapat godaan/halangan sakit keras, melakukan yadnya yang besar.

Baca juga:  Tidak Baik untuk Membangun Rumah, Berikut Ala Ayuning Dewasa 5 April 2026

Kala Tampak
Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).

Kala Wisesa
Baik untuk menebang kayu bahan bangunan, memulai suatu kegiatan, mengangkat/melantik petugas.

Panca Prawani
Tidak baik dipakai dewasa ayu.

Sedana Yoga
Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rezeki.

Upadana Amerta
Baik untuk menanam suatu tanaman, membuat alat-alat berdagang atau mulai berjualan. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN