Marc Marquez saat Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 di Teras Udayana, Kota Mataram, Provinsi NTB. (BP/kmb)

MATARAM, BALIPOST.com – Perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah berlangsung sejak 2021. Sejak digelar pertama kalinya, Marc Marquez belum pernah mencapai finis.

Ia pun mengaku siap mematahkan ‘’kutukan’’ belum pernah finis saat event MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di depan ribuan warga NTB pada Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 di Teras Udayana, Kota Mataram, Rabu (7/10). Pembalap asal Spanyol ini berdoa sekaligus meminta restu agar bisa naik podium pada Pertamina Grand Prix of Indonesia tahun seri ke-17 tahun ini.

“Iya Mandalika memang sejak tahun 2021 saya belum pernah finis di Sirkuit Mandalika. Aku berharap aku bisa menang, aku berdoa aku bisa menang. Aku akan melakukan yang terbaik,” ujarnya.

Baca juga:  Aldeguer Menangi MotoGP Indonesia, Marc Marquez Keluar Balapan

Mantan pebalap Honda Repsol ini diketahui telah memenangkan MotoGP selama sembilan musim. Namun, ia belum sekalipun pernah naik podium di Sirkuit Mandalika. Karena itu, ia mengaku akan melakukan yang terbaik di musim ini agar bisa keluar sebagai juara pada MotoGP Mandalika 2026.

Selain menyinggung soal dirinya yang tidak pernah menyelesaikan balapan karena seringkali crash di Sirkuit Mandalika. Ia tidak menampik memiliki banyak sekali fans di Indonesia. Untuk itu, ia meminta para penonton agar menikmati perhelatan MotoGP Mandalika di akhir pekan ini.

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, mengatakan, hasil kurang beruntung Marc Marquez di aspal Mandalika tidak lepas dari performa sang pembalap. Sirkuit Mandalika tidak berubah seperti sebelumnya.

Baca juga:  Sebulan Jelang MotoGP Mandalika, Asita Bali Belum Terima Info "Bookingan"

“Jadi artinya, kita sebagai penyelenggara tidak ada yang berubah. Semua sama, tikungannya sama, tidak berubah. Ini kembali lagi kepada individunya. Ya kita coba mudah-mudahan tahun ini dia bisa naik podium,” ujarnya, Rabu (7/10).

Yang paling penting menurut Troy adalah Pembalap Indonesia dapat meraih hasil memuaskan pada gelaran MotoGP Mandalika 2026. “Tapi yang paling penting sebenarnya pembalap Indonesianya juga harus bisa naik podium. Kan kita punya dua pembalap, insya Allah bisa naik,” tuturnya.

“Dan jangan lupa ada Moto4, Moto4 itu ada pembalap Indonesia juga. Mudah-mudahan Indonesia bisa naik di 1, 2, 3 podium. Kita doakan,” imbuhnya.

Baca juga:  Marquez marks his territory in opening session at Aragon

Troy menekankan, bahwa pada balapan kali ini, pihaknya juga memperkuat marshal (petugas lapangan). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pembalap saat bertanding.

Di samping itu, catatan crash beberapa pembalap, termasuk Marc Marquez membuat pengetatan keamanan terus ditingkatkan. “Setiap tahun marshal kita itu pembekalannya lebih lebih kuat dan lebih mantap. Nah, salah satunya adalah menjaga (crash) itu,” terangnya.

Troy juga mengingatkan, agar tim dari Marc Marquez turut memperkuat soliditasnya agar crash tidak terulang. “Saya rasa mereka sudah belajar dari pengalaman dua tahun balap di Mandalika. Ya kita lihat apa yang sudah dilakukan evaluasi dan apa jadinya nanti di hari Minggu,” tegas Troy. (kmb/suarantb)

BAGIKAN