Pengunjung memotret layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore (6/10) ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia dan global.

IHSG ditutup menguat 74,07 poin atau 1,21 persen ke posisi 6.192,93. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,93 poin atau 0,82 persen ke posisi 608,16.

“Bursa Asia menguat mengikuti kinerja positif Wall Street, sementara investor mengabaikan kekhawatiran terkait tingginya imbal hasil obligasi,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Dari Buang Bunga Pacar Air Petani Badung Viral hingga Lakalantas Pensiunan Dosen Unud Meninggal

Dari mancanegara, sentimen pasar terdorong oleh penurunan harga minyak mentah di tingkat global, seiring meningkatnya pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Dari dalam negeri, pemerintah meningkatkan penyaluran bantuan sosial untuk menopang daya beli rumah tangga menjelang akhir tahun 2026.

Namun demikian, Nico mengatakan kenaikan IHSG masih terbatas karena investor berhati-hati menjelang rilis sejumlah data domestik penting pekan ini, termasuk cadangan devisa September 2026 dan data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).

“Inflasi pangan juga masih tinggi akibat gangguan panen yang dipicu cuaca ekstrem, fenomena El Nino, dan bencana lokal,” ujar Nico.

Baca juga:  Maju Pilpres, Prabowo Pilih Sandiaga

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang menguat sebesar 3,36 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor energi yang naik masing-masing sebesar 3,22 persen dan 2,77 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRUE, POLA, ASMI, BTEK dan CSMI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ROCK, FORU, LUCY, SOFA dan PPRI.

Baca juga:  Jumlah Kasus Kematian Harian Nasional Capai Rekor Tertinggi

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 12,34 juta kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 47,12 miliar lembar saham senilai Rp12,34 triliun. Sebanyak 511 saham naik 198 saham menurun, dan 254 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 1,26 persen ke 70,826,00, indeks Kospi melemah 0,89 persen ke 6.941,39, indeks Hang Seng menguat 1,00 persen ke 24.280,56, dan indeks Strait Times menguat 0,66 persen ke 5.701,54.

Sementara itu, indeks Shanghai (China) libur dalam rangka memperingati Golden Week atau Hari Nasional China. (kmb/balipost)

BAGIKAN