Kepala Diskominfo Karangasem, Ida Nyoman Astawa (kiri) didampingi Sekdis, I Made Subagai Wijaya. (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Mencuat wacana Kabupaten Karangasem dan Denpasar dilirik menjadi pusat infrastruktur digital penting di Indonesia untuk pengembangan artificial intelligence (AI) oleh Biznet. Terkait wacana itu, Diskominfo Kabupaten Karangasem memberikan tanggapannya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karangasem, Ida Nyoman Astawa didampingi Sekdis, I Made Subagai Wijaya, Selasa (6/10), mengakui belum mendapatkan informasi resmi terkait wacana tersebut. “Saya belum tahu informasi itu. Saya juga baru baca kemarin malam di media sosial,” ujar Astawa.

Baca juga:  Kempo Gelar ‘Test Event’’ Porprov

Astawa mengatakan, pihaknya juga belum tahu sejauh mana dan seperti apa wacana pengembangan AI tersebut. Termasuk lokasi yang akan dipilih untuk pengembangan juga belum diketahuinya. “Biznet belum ada audiensi terkait wacana itu, begitu juga lokasinya belum tahu di mana, mengingat ini baru sebatas wacana di media sosial,” katanya.

Terkait mencuatnya wacana pengembangan AI di Karangasem, pihaknya bakal mempertanyakan hal tersebut kepada Biznet. “Nanti kita ada evaluasi terkait kerja sama dengan Biznet, di sana kita akan tanyakan untuk memastikan terkait hal tersebut,” imbuhnya.

Baca juga:  Bersihkan Kawasan Wisata, Tiga Menteri dan Dubes Pungut Sampah Plastik di Pantai

Dia menjelaskan, pengembangan AI akan ada dampak positif dan negatifnya yang dirasakan oleh daerah. Untuk dampak positifnya, diyakini dapat membuka peluang investasi masuk ke Karangasem. Karangasem juga bisa menjadi pusat teknologi hingga soal penyerapan tenaga kerja. Kemudian untuk dampak negatifnya, Dia menyebut kemungkinan persoalan lingkungan.

“Pengembangan tersebut membutuhkan sumber daya air untuk pendinginnya. Tapi kita juga belum tahu seperti apa teknologinya, mengingat ini baru sebatas wacana saja dan belum tahu kepastiannya seperti apa,” tandasnya sembari menyatakan, untuk pengembangan AI membutuhkan kajian yang matang. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Warga Keluhkan Jalan Gunung Batur Loloan Timur Hancur
BAGIKAN