Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Lapangan Tanah Aron, Kamis (1/10). (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila digelar Pemerintah Kabupaten Karangasem, di Lapangan Tanah Aron, Kamis (1/10). Peringatan ini diharapkan menjadi momentum menguatkan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa atau yang akrab disapa Guru Pandu, menjadi inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan peringatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga pengingat pentingnya menjaga Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga:  600 Desa Adat di Bali Sudah Bentuk Sipandu Beradat

“Nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus tercermin dalam sikap, perilaku, serta cara masyarakat membangun kehidupan bersama,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pancasila hadir sebagai pandangan hidup yang menjiwai seluruh rakyat Indonesia. Pancasila adalah pemersatu, perekat bangsa, sekaligus pedoman bagi generasi saat ini untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu. Guru Pandu menegaskan, semangat persatuan menjadi semakin penting di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.

Baca juga:  Jaga Persatuan dengan Memaknai Sejarah Terbentuknya NKRI

“Perbedaan, harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah dan bangsa, bukan menjadi sumber perpecahan. Karena itu, mari kita amalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan persatuan, gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial sebagai bagian dari tindakan nyata kita,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN