Penyerahan piala kepada Dojo Campuhan Asri (DCA) Denpasar yang tampil sebagai juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Bali 2026 di GOR Purna Krida Kerobokan, Badung (30/8). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kejurprov KKI Bali 2026 secara resmi ditutup Ketua Umum KKI Pengurus Provinsi Bali, I Wayan “Gendo” Suardana, pada Minggu (30/8). Turnamen tahunan tersebut diikuti 742 atlet dari 23 kontingen dan berlangsung selama tiga hari.

Dojo Campuhan Asri (DCA) Denpasar tampil sebagai juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Bali 2026 yang berlangsung di GOR Purna Krida Kerobokan, Badung, 28-30 Agustus.

DCA tampil dominan dengan mengoleksi 18 medali emas, lima perak, dan 14 perunggu. Raihan tersebut mengantarkan DCA menjadi juara umum pertama sekaligus membawa pulang Piala Ketua Umum KKI Bali.

Baca juga:  Terlibat Cekcok Usai Minum, Dua Warga Tigawasa Alami Luka

Posisi kedua ditempati Dojo Garuda Wisnu Badung dengan torehan enam emas, lima perak, dan tiga perunggu. Sementara Dojo Gunung Agung Karangasem berada di peringkat ketiga dengan koleksi lima emas, dua perak, dan sembilan perunggu.

Ketiga dojo terbaik tersebut masing-masing menerima Piala Ketua Umum KKI Bali.

Gendo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat karena Kejurprov KKI Bali 2026 dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kejurprov KKI Bali 2026 telah sukses digelar, tanpa banyak kendala berarti. Semua berjalan lancar,” kata Gendo.

Baca juga:  Peroleh Perunggu di Kejurprov, Arya Justru Raih Emas Kejurnas Karate

Selain persaingan di atas tatami, Kejurprov tahun ini juga mencatat langkah penting dalam aspek keselamatan atlet. KKI Bali melibatkan tim sport medis secara khusus untuk menangani cedera sekaligus memberikan rekomendasi terkait kondisi dan kelayakan atlet melanjutkan pertandingan.

Menurut Gendo, keterlibatan tenaga medis yang memiliki keahlian di bidang sport medicine menjadi salah satu terobosan dalam penyelenggaraan kejuaraan karate di Bali.

“Pelibatan tim sport medis sedapat mungkin akan menjadi standar baru dalam penyelenggaran karate khususnya di Bali,” ujarnya.

Baca juga:  PHDI Imbau Umat Hindu Tunda "Meajar-ajar" ke Besakih

Ketua Panitia Pelaksana Kejurprov KKI Bali 2026, I Ketut Murti, S.E., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sponsor, media partner, dan pihak lainnya yang telah mendukung jalannya kejuaraan.

“Kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih sebesar-besarnya atas partisipasi semua pihak,” ujar Ketut Murti.

Dengan berakhirnya Kejurprov KKI Bali 2026, KKI Bali berharap ajang ini tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet sekaligus peningkatan standar penyelenggaraan karate di Pulau Dewata. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN