
JAKARTA, BALIPOST.com – Marseille mengawali kiprahnya di Liga Prancis 2026/27 dengan gemilang. Tampil di hadapan pendukung sendiri di Stadion Velodrome, Jumat (21/8) waktu setempat, Marseille menghancurkan Strasbourg dengan skor telak 4-0.
Kemenangan ini terasa semakin mudah bagi Marseille setelah Strasbourg harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-59. Gelandang Samir El Mourabet menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras.
Dilansir dari Kantor Berita Antara, Marseille sebenarnya harus menunggu hingga babak kedua untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-47, Amine Gouiri sukses membawa tuan rumah unggul 1-0 melalui penyelesaian yang membuat pertahanan Strasbourg akhirnya runtuh.
Petaka bagi Strasbourg datang 12 menit kemudian. El Mourabet diusir wasit dan membuat Strasbourg harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Unggul jumlah pemain, Marseille semakin leluasa mengendalikan permainan.
Gouiri kemudian menggandakan keunggulan Marseille melalui eksekusi penalti pada menit ke-68 sekaligus mencatatkan gol keduanya dalam pertandingan tersebut.
Strasbourg semakin tidak berdaya menjelang akhir laga. Pada menit ke-89, Keyliane Abdallah memanfaatkan bola rebound di dalam kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Pesta gol Marseille belum berakhir. Pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+6, Pierre-Emile Hojbjerg ikut mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan yang bersarang di gawang Strasbourg.
Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang. Marseille pun langsung mengamankan tiga poin dan untuk sementara menempati puncak klasemen Liga Prancis, sementara Strasbourg harus puas berada di posisi terbawah tanpa poin.
Sebelum pesta gol terjadi, Marseille sebenarnya sudah menunjukkan agresivitas sejak awal laga. Angel Gomes sempat mengancam lewat sebuah tendangan, tetapi upayanya masih mampu dihentikan kiper Strasbourg, Filip Jorgensen.
Dominasi Marseille berlanjut sepanjang babak pertama. Namun, rapatnya pertahanan Strasbourg membuat kedua tim harus memasuki ruang ganti dengan skor 0-0.
Setelah turun minum, Marseille meningkatkan tekanan dan akhirnya menemukan celah. Gol Gouiri pada awal babak kedua menjadi titik balik yang membuka jalan bagi pesta empat gol tuan rumah. (Suka Adnyana/balipost)










