Tim Geypens (tengah) mengawali kiprahnya bersama Bali United di musim 2026/27. (BP/Dok. Baliutd.com)

GIANYAR, BALIPOST.com – Tim Geypens mengawali kiprahnya bersama Bali United FC dengan pengalaman yang penuh tantangan. Bek kiri berusia 21 tahun itu mendapat kepercayaan tampil dalam dua pertandingan Dewata Challenge Series 2026 menghadapi Sabah FC dan Persib Bandung.

Meski debutnya bersama Serdadu Tridatu belum dihiasi kemenangan, Geypens justru melihat banyak hal positif dari penampilan tim. Ia menilai Bali United menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dan memiliki semangat juang tinggi sebagai sebuah kesatuan tim.

Geypens tampil pada laga kontra Sabah FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (13/8), sebelum kembali dipercaya mengisi sektor kiri pertahanan saat menghadapi Persib Bandung, Senin (18/8).

Baca juga:  Bali United Patok Target Pertahankan Trend Positif

Dalam dua pertandingan tersebut, Bali United harus mengakui keunggulan lawan. Serdadu Tridatu kalah 1-2 dari Sabah FC dan kemudian takluk 2-3 dari Persib Bandung, dikutip dari laman resmi Bali United, Kamis (20/8).

Namun, hasil tersebut tidak membuat Geypens kecewa terhadap rekan-rekannya. Justru, pengalaman menjalani dua pertandingan pertamanya bersama Bali United membuat pemain yang juga memperkuat Timnas Indonesia itu semakin yakin dengan potensi tim.

“Memang hasilnya kami kalah, tetapi saya bangga dengan perjuangan teman-teman di lapangan yang luar biasa. Kami sebenarnya membutuhkan kemenangan dan sudah menciptakan beberapa peluang, hanya hasil belum mendukung. Saya bangga dengan tim Bali United sejauh dua laga terakhir ini,” ujar Geypens.

Baca juga:  Bayar Kaul, Kacong Jalan Kaki dari Bangli ke Stadion Dipta

Menurut Geypens, Bali United sedang berada dalam proses membangun permainan yang lebih solid. Ia melihat perkembangan tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, baik dalam sesi latihan maupun saat tampil di lapangan.

“Kami terus berusaha maksimal dalam latihan maupun pertandingan. Bisa dilihat dalam dua pertandingan terakhir bagaimana kami bermain. Kami semakin berkembang dan saya pikir setiap pertandingan selalu semakin membaik di lapangan,” katanya.

Dua penampilan di Dewata Challenge Series juga menjadi kesempatan penting bagi Geypens untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ia mulai mendapatkan pengalaman bermain bersama rekan-rekan barunya sekaligus memahami karakter permainan yang diterapkan pelatih Johnny Jansen.

Baca juga:  Bela Timnas, Berharap Nadeo Tidak Cedera

Kini, Bali United memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sekaligus mematangkan persiapan sebelum kompetisi resmi dimulai. Serdadu Tridatu dijadwalkan membuka perjalanan di Super League 2026/27 dengan menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 4 September 2026.

Bagi Geypens, dua pertandingan pertamanya bersama Bali United bukan sekadar debut. Laga tersebut menjadi langkah awal untuk membangun chemistry dan membantu Serdadu Tridatu tampil lebih kuat ketika memasuki kompetisi resmi.

Dengan proses yang terus berjalan, Geypens berharap perjuangan dan perkembangan Bali United selama pramusim dapat berbuah hasil positif saat Super League 2026/27 bergulir. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN