Komang Astrid Aulia menjadi Juara 1 pada 16th Thailand Open Karate Championship 2026, pada 14–16 Agustus 2026 di Chakrabandhu Pensiri Hall, Kasetsart University, Bangkok, Thailand. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Karateka andalan Forki Badung, Ni Komang Astrid Aulia, kembali mengharumkan nama daerah dan Indonesia di pentas internasional. Astrid sukses merebut medali emas pada 16th Thailand Open Karate Championship 2026 yang berlangsung di Chakrabandhu Pensiri Hall, Kasetsart University, Bangkok, Thailand, 14–16 Agustus 2026.

Turun di nomor Kumite U21 +68 kilogram putri, Astrid tampil gemilang hingga partai final. Karateka asal Badung tersebut harus berhadapan dengan atlet tuan rumah, Khieokham Chanankan.

Pertandingan final berlangsung ketat. Astrid akhirnya mampu mengatasi tekanan dan menutup laga dengan kemenangan tipis 8-7. Hasil tersebut memastikan karateka binaan Dojo Jaya Murti itu berdiri di podium tertinggi sekaligus membawa pulang medali emas.

Baca juga:  Bangun Pariwisata Berkualitas, Badung Perkuat Desa Wisata untuk Tingkatkan Lama Tinggal Wisatawan

Prestasi Astrid mendapat apresiasi tinggi dari Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Badung. Sekretaris Forki Badung, I Ketut Murti, menyebut keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa karateka Badung memiliki kemampuan bersaing di level internasional.

Menurut Murti, Astrid merupakan salah satu atlet andalan Badung sekaligus anak didiknya di Dojo Jaya Murti. Bahkan sebelum bertolak ke Thailand, atlet yang juga merupakan personel Polda Bali berpangkat Bripda tersebut telah lebih dulu menorehkan prestasi di level nasional.

Pada Juni lalu, Astrid berhasil meraih medali emas sekaligus keluar sebagai juara pertama pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup di Tangerang. Konsistensi tersebut membuat Forki Badung semakin yakin dengan potensi Astrid untuk terus berkembang.

Baca juga:  Diklat Aparatur Bela Negara Damkar Badung Ditutup

“Kejuaraan internasional seperti ini menjadi salah satu ajang bagi atlet karate Badung untuk mengharumkan nama Indonesia sekaligus menunjukkan prestasi di tingkat internasional,” ujar Ketut Murti.

Selain prestasi di level internasional, Forki Badung kini mulai mempersiapkan kekuatan menghadapi Porprov Bali 2027 di Buleleng.

Ketut Murti mengatakan pihaknya telah memiliki sejumlah atlet yang masuk dalam daftar bayangan. Dalam waktu dekat, proses seleksi akan dilakukan untuk mengerucutkan daftar tersebut menjadi atlet definitif yang akan memperkuat kontingen Badung.

Target yang dipatok pun cukup tinggi. Berkaca dari hasil Porprov sebelumnya, ketika karate Badung hanya mampu mengoleksi tiga medali emas, FORKI Badung bertekad meningkatkan perolehan emas pada Porprov mendatang.

Baca juga:  Gagal ke Semifinal Piala Presiden 2026, Port FC Ungkap Kekecewaan

“Porprov lalu karate Badung hanya mampu meraih tiga medali emas. Nanti di Buleleng kami berupaya untuk meningkatkan jumlah emas sehingga bisa menjadi juara umum,” pungkasnya.

Prestasi Komang Astrid di Thailand menjadi suntikan motivasi bagi Forki Badung. Tak hanya membawa pulang emas dari panggung internasional, pencapaian tersebut juga menjadi modal penting bagi Badung dalam mempersiapkan generasi karateka terbaik untuk menghadapi persaingan di Porprov Bali 2027. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN