
JAKARTA, BALIPOST.com – Liverpool gagal menutup laga pramusim dengan kemenangan setelah secara mengejutkan takluk 2-3 dari AS Monaco di Stadion Anfield, Minggu (9/8) malam WIB. Sempat tampil meyakinkan dan unggul dua gol, The Reds justru kehilangan kendali dan harus menerima kekalahan lewat kebangkitan dramatis tim tamu.
Liverpool yang kini ditangani Andoni Iraola langsung bermain agresif. Tekanan tuan rumah berbuah gol pada menit ke-16 melalui Alexander Isak.
Penyerang asal Swedia itu menuntaskan kombinasi Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai dengan sepakan akurat ke sudut kiri gawang Monaco yang dikawal Lukas Hradecky. Liverpool unggul 1-0, dilansir dari Kantor Berita Antara.
Dominasi The Reds berlanjut. Pada menit ke-29, Florian Wirtz menggandakan keunggulan Liverpool setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Monaco. Tembakan keras gelandang asal Jerman tersebut tak mampu dibendung Hradecky. Skor berubah 2-0.
Namun, keunggulan itu perlahan runtuh menjelang turun minum. Monaco mendapat hadiah penalti setelah Virgil van Dijk melakukan pelanggaran terhadap Aleksandr Golovin di kotak terlarang pada menit ke-44.
Golovin sendiri maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan Alisson Becker. Monaco memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Selepas jeda, momentum sepenuhnya beralih ke kubu Monaco. Tim asal Prancis tersebut tampil lebih agresif dan terus menekan lini belakang Liverpool.
Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-56. Mika Biereth menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Giorgi Mamardashvili. Sepakan jarak dekat striker Denmark itu membuat skor menjadi 2-2.
Liverpool mencoba kembali mengambil kendali, tetapi justru Monaco yang tampil lebih efektif di penghujung laga.
Petaka bagi The Reds datang pada menit ke-88. Paris Brunner mencetak gol kemenangan Monaco lewat sundulan setelah menyambut umpan sepak pojok Anis Soubeir. Bola meluncur ke gawang Liverpool dan mengubah keadaan menjadi 3-2.
Hingga peluit panjang berbunyi, Liverpool tak mampu menemukan gol penyama. Keunggulan dua gol yang sempat mereka miliki pun berubah menjadi kekalahan.
Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua Liverpool secara beruntun pada pramusim. Sebelumnya, The Reds juga dipaksa menyerah 2-4 oleh Leeds United.
Liverpool masih memiliki satu kesempatan terakhir untuk mematangkan persiapan sebelum kompetisi resmi dimulai. Mereka dijadwalkan menghadapi Como pada 16 Agustus.
Setelah itu, Liverpool akan langsung menghadapi ujian berat di pekan pembuka Liga Inggris 2026/27 dengan bertandang ke markas Newcastle United pada 23 Agustus.
Dua kekalahan beruntun di pramusim menjadi alarm bagi Iraola. Keunggulan dua gol yang gagal dipertahankan di Anfield menunjukkan masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan Liverpool sebelum memasuki pertarungan sesungguhnya. (Suka Adnyana/balipost)








