
SINGASANA, BALIPOST.com – Rumah Sakit (RS) Singasana di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, membuka kesempatan bagi tenaga dokter umum untuk bergabung. Langkah ini dilakukan guna memperkuat pelayanan kesehatan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga medis, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan pelayanan rawat jalan.
Direktur RS Singasana, I Wayan Doddy Setiawan, mengatakan, rumah sakit berencana menambah dua hingga tiga dokter umum. Saat ini RS Singasana memiliki 11 dokter umum, namun sebagian harus menjalankan tugas tambahan sebagai Manager on Duty (MOD), sementara beberapa lainnya sedang mengikuti pendidikan sehingga mengurangi ketersediaan tenaga pelayanan langsung kepada pasien.
“Kami membuka rekrutmen dokter umum untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Saat ini sudah ada satu pelamar dan sedang dalam proses pengurusan administrasi,” ujarnya, Senin (20/7).
Menurut Doddy, kebutuhan tambahan dokter juga dipengaruhi penempatan sejumlah dokter senior yang kini lebih banyak menjalankan tugas manajerial. Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga dokter di lini pelayanan menjadi semakin mendesak.
Rekrutmen ini terbuka bagi dokter umum dari berbagai daerah dan tidak dibatasi hanya bagi putra daerah Tabanan. Para dokter akan berstatus sebagai dokter tamu sesuai ketentuan Peraturan Bupati, dengan memperoleh jasa pelayanan serta insentif lain sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, beban pelayanan di RS Singasana tergolong tinggi. Di Instalasi Gawat Darurat (UGD), seorang dokter umum rata-rata menangani 30 hingga 40 pasien setiap hari. Karena itu, penambahan tenaga medis dinilai penting agar pelayanan tetap cepat, efektif, dan berkualitas.
Dengan penambahan dokter umum tersebut, RS Singasana tentunya berharap mampu menjaga mutu pelayanan kesehatan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan rumah sakit.(Puspawati/balipost)










