Para kru dan pemain Rumah Kedua saat Gala Premiere yang berlangsung di XXI Trans Studio Mall, Bali. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebuah film pendek yang mengangkat kisah seorang perantau yang harus meninggalkan kampung halamannya untuk mengejar masa depan dan cita-citanya, sementara sang ayah berada dalam kondisi sakit, dirilis perdana pada Jumat (12/6).

Melalui alur cerita yang emosional dan penuh makna, film ini menggambarkan perjuangan, pengorbanan, serta dilema yang sering dihadapi banyak orang dalam perjalanan hidup mereka.

Menurut Ronny Soetanto, yang merupakan penggagas film ini, kisah yang diangkat mengambil setting dunia hospitality yang merupakan bidang yang ditekuninya. Ia mengaku sudah 5 tahun lalu berkeinginan membuat film yang lahir dari sebuah mimpi dan idealismenya.

Baca juga:  Ingin Nostalgia ke Masa Sekolah? Lima Drama Ini Bisa Kamu Tonton

Ronny yang merupakan CEO ARM Hospitality ini mengungkapkan dirinya ingin menggambarkan sisi kemanusiaan dalam dunia hospitality secara lebih mendalam. Kolaborasi ARM Hospitality Indonesia, J.Karpenter Singapore dan 52 Studios Singapore, ini disutradarai oleh Cleve Low (52 Studio) dan diproduseri oleh Goh Wei Woon (J.Karpenter).

Lebih dari sekadar sebuah karya sinematik, Rumah Kedua merupakan representasi dari nilai-nilai yang selama ini menjadi fondasi usaha yang dilakoninya. Judul Rumah Kedua dipilih untuk menggambarkan bagaimana sebuah tempat tidak hanya menjadi ruang untuk singgah, tetapi juga menjadi tempat yang menghadirkan rasa nyaman, kepedulian, dan makna bagi setiap orang yang berada di dalamnya.

Baca juga:  Film Tanpa Ampun Angkat Kisah Nyata, "Warning" bagi Premanisme

Ditemui dalam Gala Premiere yang berlangsung di XXI Trans Studio Mall, Ronny berharap film ini bisa menginspirasi orang untuk terus mengejar passion mereka tanpa melupakan keluarga. “Lima tahun yang lalu, saya memiliki sebuah mimpi untuk menghadirkan cerita yang dapat
merepresentasikan nilai-nilai kehidupan yang selama ini kami pegang. Kami berharap Rumah Kedua dapat menginspirasi banyak orang untuk terus mengejar passion mereka tanpa melupakan keluarga, integritas, dan kasih sayang yang menjadi fondasi dalam setiap perjalanan hidup,” ujar Ronny.

Baca juga:  Puri Kauhan Ubud Gelar Kompetisi Ide Cerita Film Pendek Pemuliaan Air

Film Rumah Kedua juga membawa pesan terkait industri hospitality yang tak hanya tentang pelayanan, tapi komitmen, integritas, passiom, dan cinta. Ia berharap karya ini dapat memberikan inspirasi, membangun empati, dan mengingatkan bahwa di balik setiap perjalanan hidup, selalu ada nilai-nilai kemanusiaan yang patut dijaga dan diwariskan. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN