
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pantai Jimbaran, Badung, Bali, kembali menjadi sorotan internasional. Sebanyak 78 perenang elite dari 18 negara siap bersaing dalam Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026, yang berlangsung pada 13-15 Juni mendatang di perairan Jimbaran Bay.
Kejuaraan renang perairan terbuka tingkat Asia ini tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga diharapkan semakin mengukuhkan Bali sebagai destinasi unggulan sport tourism di kawasan Asia.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Erlianto Rahardjo mengungkapkan, para peserta yang telah tiba di Pulau Dewata mengaku terkesan dengan keindahan Pantai Jimbaran. Bahkan, sebagian atlet sudah mulai menjajal lintasan perlombaan melalui sesi latihan dan adaptasi.
“Mereka rata-rata terpesona dengan keindahan Pantai Jimbaran dan sebagian sudah mulai berlatih,” ujar Harlin, dirilis dari Kantor Berita Antara.
Jumlah peserta internasional bertambah menjelang pelaksanaan kejuaraan setelah Bahrain memastikan keikutsertaannya dengan mengirim satu atlet dan dua ofisial. Dengan tambahan tersebut, total negara peserta meningkat dari 17 menjadi 18 negara.
Secara keseluruhan, kejuaraan ini diikuti oleh 78 atlet dan 49 ofisial, sehingga total kontingen yang hadir mencapai 127 orang dari berbagai negara Asia. Sebagai tuan rumah, Indonesia menurunkan enam perenang terbaiknya yang terdiri atas empat atlet putra dan dua atlet putri. Mereka telah menjalani sesi latihan, pemanasan, serta uji coba lintasan sejak 11 Juni guna mematangkan persiapan menghadapi persaingan ketat di laut lepas.
Sementara itu, Ketua Pengprov Akuatik Bali, Komang Takuaki Banuarta memastikan seluruh aspek penyelenggaraan telah siap sepenuhnya. Berbagai instansi terkait, termasuk Basarnas dan Polairud, turut dilibatkan untuk menjamin keamanan atlet selama berlaga di perairan Jimbaran.
“Semua persiapan sudah final. Dukungan fasilitas dan pengamanan di laut juga telah dibantu oleh berbagai instansi terkait,” jelas Takuaki.
Tak hanya diperuntukkan atlet profesional, Asian OWS Championship 2026 juga menghadirkan kategori open series yang terbuka bagi perenang pemula, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum. Antusiasme peserta pun cukup tinggi dengan sekitar 300 peserta terdaftar, termasuk 91 peserta asal Bali.
Kehadiran ratusan atlet dan peserta dari berbagai negara diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Selain menyuguhkan persaingan sengit di perairan Jimbaran, kejuaraan ini sekaligus menjadi etalase keindahan Bali di mata dunia. Dengan perpaduan olahraga prestasi dan panorama alam kelas dunia, Asian Open Water Swimming Championship 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda sport tourism terbesar yang digelar di Pulau Dewata tahun ini. (Suka Adnyana/balipost)










