
JAKARTA, BALIPOST.com – Inter Milan akhirnya memastikan diri sebagai juara Serie A musim ini setelah menaklukkan Parma dengan skor meyakinkan 2-0 pada pekan ke-35 di San Siro, Minggu (3/5) waktu setempat.
Kemenangan di hadapan pendukung sendiri membuat Nerazzurri kukuh di puncak klasemen dengan 82 poin dari 35 pertandingan. Raihan itu membuat mereka tak lagi mungkin dikejar oleh Napoli yang berada di posisi kedua, meski kompetisi masih menyisakan tiga laga.
Parma sempat mengejutkan tuan rumah lewat peluang cepat dari Enrico Delprato. Namun sundulannya masih melayang tipis di atas mistar gawang, dilansir dari Kantor Berita Antara.
Inter merespons lewat tekanan bertubi-tubi. Denzel Dumfries sempat mengancam melalui sundulan, tetapi bola belum menemui sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah tepat di penghujung babak pertama. Pada menit 45+1, Marcus Thuram sukses memaksimalkan umpan matang dari Piotr Zielinski untuk membawa Inter unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Inter tetap tampil dominan dan terus menggempur pertahanan Parma. Sejumlah peluang kembali tercipta, termasuk lewat Dumfries, namun penyelesaian akhir masih belum sempurna.
Gol yang memastikan pesta juara akhirnya lahir pada menit ke-80. Umpan terukur dari kapten tim Lautaro Martinez disambar dengan tenang oleh Henrikh Mkhitaryan untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Sisa pertandingan berubah menjadi panggung selebrasi bagi publik Giuseppe Meazza. Parma tak mampu bangkit, sementara Inter tetap mengontrol permainan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini memastikan gelar juara kembali mendarat di kota Milan. Bagi Inter, trofi ini menjadi bukti konsistensi mereka sepanjang musim, tampil paling stabil dan paling tajam ketika persaingan gelar memasuki fase penentuan.
Di sisi lain, Parma tetap bertahan di peringkat ke-12 dengan 42 poin dari 35 laga, unggul 14 angka dari zona degradasi. Namun malam itu sepenuhnya milik Inter, ketika Nerazzurri resmi mengangkat Scudetto. (Suka Adnyana/balipost)









