
DENPASAR, BALIPOST.com – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Denpasar Barat (Denbar). Setelah di Jalan Kebo Iwa dan Jalan Bukit Indah, kebakaran terjadi di gudang stok barang supplier konsinyasi Mitra 10 di Jalan Tegal Dukuh I, Denbar, Selasa (21/4).
Seorang karyawan, Marjen Tanggu Solo (22) mengalami luka lecet dan memar paha kaki kanan. Korban cedera akibat benturan dengan kloset yang dipindahkan dari dalam gudang saat kebakaran.
Terkait peristiwa ini, Kapolsek Denbar, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati mengatakan, dari keterangan saksi, Oktovianus Saekoko (38), pukul 08.30 WITA ia sedang memasukkan besi ke gudang belakang. Saat itulah ia melihat asap dan dikira ada orang sedang membakar sampah.
Kepulan asap makin pekat dan Oktovianus melihat dari gudang konsinyasi (barang milik supplier). Oktovianus langsung mengambil APAR untuk memadamkan api namun tidak berhasil. Ia kemudian berteriak minta tolong ke karyawan di gudang timur untuk membantu memadamkan api.
“Rekan-rekan saksi (Oktovianus) membantu memadamkan api dengan apar tapi tidak berhasil. Selanjutnya, upaya pemadaman api dilakukan menggunakan hydrant Mitra 10, tapi tidak berhasil karena api dengan cepat membesar,” ujarnya.
Gudang tersebut merupakan gudang konsinyasi yang dikelola langsung oleh sales pemilik barang dan tidak menjadi tanggung jawab karyawan gudang.
Sedangkan Ketut Suprasa (41), menyampaikan bahwa ia sedang berada di gudang timur, bekerja memuat barang. Kemudian, datang rekan kerjanya dan memberi tahu jika gudang barat terbakar. Mendengar hal itu, Suprasa menuju TKP dan pintu gudang sudah terbuka. Ia melihat api sudah besar.
Upaya pemadaman langsung dilakukan tapi tidak berhasil. Satpam toko langsung menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Denpasar. Beberapa menit kemudian delapan mobil pemadam tiba di TKP. Petugas sigap memadamkan api. Setelah api padam, petugas Unit Identifikasi Polresta Denpasar melakukan oleh TKP tapi belum diketahui titik api yang menjadi pemicu kebakaran.
Akibat kejadian itu, kitchen sink, kompor tanam, exhaust dapur, water heater, dan pemanggang daging, ludes terbakar. “Untuk jumlah kerugian belum dirinci, termasuk supplier-nya. Untuk penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)










