Upaya menyelamatkan garis pantai ikonik Bali terus dipercepat. Penataan Pantai Kuta kini memasuki tahap krusial dengan progres signifikan dan target rampung akhir 2026. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Upaya menyelamatkan garis pantai ikonik Bali terus dipercepat. Penataan Pantai Kuta kini memasuki tahap krusial dengan progres signifikan dan target rampung akhir 2026. Proyek strategis ini difokuskan untuk melindungi garis pantai dari abrasi melalui pembangunan breakwater serta pengisian pasir.

Hingga pertengahan April 2026, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 35 persen. Dari sejumlah titik pembangunan, kini hanya tersisa satu breakwater yang masih dalam tahap penyelesaian. PPK Sungai Pantai I BWS Bali-Penida, Bambang Kardono, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah memfokuskan pekerjaan pada breakwater terakhir yang berlokasi di depan Setra Asem Celagi, Desa Adat Kuta.

Baca juga:  Rekor Baru Korban Jiwa Dilaporkan!! Tambahan Kasus COVID-19 Bali Masih di Atas 160 Orang

“Saat ini progresnya sudah mencapai 75 persen untuk breakwater kelima ini. Tanggal 25 (April) ini target kami selesai,” ujar Bambang saat dihubungi Minggu (12/4).

Meski progresnya cukup signifikan, proses pengerjaan di lapangan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Bambang menyebut kondisi air laut yang tidak surut menjadi kendala utama dalam mobilisasi alat berat ke lokasi proyek.

Kendati menghadapi tantangan teknis, pihaknya tetap optimis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Bahkan, tahap pengisian pasir dijadwalkan mulai dilakukan dalam waktu dekat. Pengisian pasir ini akan dilakukan sepanjang garis Pantai Kuta hingga Pantai Legian, dimulai dari depan Hotel Anvaya hingga kawasan depan Hotel Pullman.

Baca juga:  Perlombaan Baligrafi di Puspem Badung, Para Seniman Huruf Unjuk Kreativitas

Metode yang digunakan yakni penyemprotan pasir dari tengah laut menggunakan kapal besar yang terhubung dengan pipa hingga bibir pantai. “Rencana sih minggu ini sudah harus kerja ya. Kemarin kan karena masih bunker, masih pengisian BBM di Benoa, kapal kita agak terlambat itu,” terangnya.

Secara keseluruhan, proyek penataan Pantai Kuta ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Pemerintah berharap proyek ini mampu menjaga keberlanjutan kawasan pesisir sekaligus mendukung sektor pariwisata Bali. “Diprediksi kan kalau total di akhir tahun. Iya, mudah-mudahan bisa deh jalan lancar ini,” imbuhnya. (Parwata/balipost)

Baca juga:  Kwarcab Badung Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar dan Lanjutan
BAGIKAN