Desa Adat Ungasan dan Desa Ungasan mengadakan pertemuan di Pura Dalem, Desa Adat Ungasan, Sabtu (11/10). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 25 Maret 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Rapat Kerja Kisruh, Dewan "Adili" Eksekutif

Cintamanik
Baik untuk melakukan upacara potong rambut.

Dadig Krana
Baik untuk menanam tebu, mentimun. Tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), bersenggama.

Kala Bangkung, Kala Nanggung
Tidak baik untuk mulai memelihara ternak.

Kala Buingrau
Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.

Kala Katemu
Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mengadakan pertemuan.

Baca juga:  Makin Banyak, Fenomena Subak Tanpa Sawah di Bali

Kala Kutila
Baik untuk memulai pekerjaan yang mempergunakan api.

Kaleburau
Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben

Kamajaya
Baik untuk dewasa pernikahan, membangun, membuat alat-alat perang, mulai belajar/berlatih.

Lebur Awu
Tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN