Gelandang Torino Emirhan Ilkhan (tengah) merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Parma pada pertandingan Liga Italia di Stadion Olimpico di Torino, Turin, Jumat (13/3) waktu setempat. (BP/Dok. X/TorinoFC_1906)

JAKARTA, BALIPOST.com – Torino FC tampil perkasa saat menjamu Parma Calcio 1913 dengan kemenangan telak 4-1 pada pekan ke-29 Serie A. Pertandingan yang digelar di Stadio Olimpico Grande Torino, Turin, Jumat (13/3) waktu setempat, berlangsung dramatis dengan lima gol tercipta.

Torino langsung tancap gas sejak menit awal. Baru tiga menit laga berjalan, penyerang Argentina Giovanni Simeone berhasil membuka keunggulan tuan rumah melalui penyelesaian cepat yang membuat publik Turin bersorak, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Taklukkan Parma, Inter Milan Kokoh di Puncak Serie A

Namun Parma tidak tinggal diam. Tim tamu mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-20 lewat sundulan Mateo Pellegrino yang memanfaatkan umpan silang matang dari Gabriel Strefezza. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Torino kembali meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-55 ketika Emirhan İlkhan sukses memanfaatkan umpan dari Che Adams untuk membawa tuan rumah kembali unggul 2-1.

Baca juga:  Tampil Perkasa, Sassuolo Hantam Verona

Hanya dua menit berselang, Torino semakin menjauh setelah gelandang Parma Mandela Keita secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri saat berusaha menghalau bola di area pertahanan sendiri. Skor pun berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Torino.

Di masa injury time, Torino memastikan kemenangan besar melalui gol penutup dari Duvan Zapata pada menit 90+1 setelah memaksimalkan umpan dari Sandro Kulenovic.

Kemenangan ini membuat Torino naik ke posisi ke-13 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 33 poin dari 29 pertandingan, sekaligus memperlebar jarak menjadi sembilan poin dari zona degradasi.

Baca juga:  Bali United Terhindar dari Kekalahan Berkat Sandro

Sementara itu, Parma masih bertahan di peringkat ke-12 dengan 34 poin dari 29 laga, atau berjarak 10 poin dari zona merah. Meski sempat memberikan perlawanan, Parma harus mengakui ketajaman lini serang Torino yang tampil dominan sepanjang babak kedua. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN