
BANGLI, BALIPOST.com -Kebakaran melanda rumah milik I Nengah Sudarta (85), seorang petani di Banjar Peselatan, Desa Suter, Kintamani, Minggu (8/3) sore. Kebakaran tersebut melalap bangunan beserta isinya hingga mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar.
Peristiwa tersebut pertamakali diketahui menantu korban, Ni Luh Jasmani (50). Dia melihat kepulan asap tebal dan percikan api telah menyambar bagian atap rumah mertuanya. Di saat bersamaan, cucu korban, I Made Dwi Yanta (15), sempat mencoba masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga, namun api sudah terlanjur membesar.
Korban yang panik mengetahui kejadian itu juga sempat berupaya menerobos kepulan asap dan kobaran api, namun berhasil ditarik paksa oleh menantunya. Api dengan cepat melalap rumah itu sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga sekitar satu jam kemudian dengan alat seadanya.
Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, Senin (9/3) mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena banyak harta benda milik korban yang hangus terbakar. Di antaranya berupa uang tunai, perhiasan emas, bokor selaka, BPKB sepeda motor dan beberapa barang berharga lainnya.
“Mengenai penyebab kebakaran diduga akibat dupa sisa persembahyangan, mengingat sebelum kejadian korban sempat melaksanakan persembahyangan di kamar suci,” terangnya.
Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya berupa kayu bekas terbakar dan material bantal tempat duduk guna penyelidikan lebih lanjut. (Dayu Swasrina/balipost)










