Selebrasi Kasper Hogh (kanan) setelah mencetak gol ke gawang Inter Milan dalam pertandingan playoff Liga Champions di Aspmyra Stadium pada Rabu (18/2). (BP/Dok. UEFA.com)

JAKARTA, BALIPOST.com – Inter Milan pulang dengan kepala tertunduk dari Aspmyra Stadium setelah takluk 1-3 dari tuan rumah Bodo/Glimt pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (19/2) dini hari WIB.

Kekalahan ini membuat Nerazzurri berada dalam tekanan besar jelang leg kedua di Giuseppe Meazza. Mereka kini wajib menang dengan selisih lebih dari dua gol untuk memastikan tiket ke babak berikutnya.

Inter sebenarnya memulai laga dengan percaya diri. Peluang pertama datang dari Henrikh Mkhitaryan, namun sepakannya masih melambung. Tuan rumah merespons lewat tandukan Odin Bjortuft memanfaatkan sepak pojok Jens Petter Hauge, tetapi belum menemui sasaran, dirilis dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Klasemen Liga Italia : Inter Milan Kokoh di Puncak

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-21. Umpan matang Hauge sukses disambar Sondre Fet untuk membawa Bodo/Glimt unggul 1-0 dan membakar semangat publik Aspmyra.

Inter hampir membalas lima menit kemudian melalui sepakan voli Matteo Darmian, tetapi bola hanya menghantam tiang gawang momen yang menjadi titik balik frustrasi tim tamu.

Upaya Inter baru membuahkan hasil pada menit ke-30. Umpan silang Nicolo Barella memicu kemelut di kotak penalti sebelum bola liar disambar Francesco Pio Esposito lewat tendangan voli keras. Skor berubah menjadi 1-1 dan laga kembali terbuka.

Baca juga:  Buntut Invasi, Pesawat Rusia Dilarang Terbangi Wilayah Udara Sejumlah Negara Eropa

Selepas jeda, Bodo/Glimt tampil jauh lebih efektif. Setelah peluang Kasper Hogh ditepis Yann Sommer, tuan rumah kembali memimpin pada menit ke-61. Jens Petter Hauge mencetak gol lewat sepakan keras dari sisi kiri kotak penalti setelah menerima umpan Hogh. Sommer tak mampu menghalau bola yang meluncur deras ke sudut gawang.

Hanya tiga menit berselang, Inter kembali terpukul. Ole Blomberg lolos dari jebakan offside dan mengirimkan umpan matang kepada Kasper Hogh yang dengan mudah menyontek bola menjadi gol ketiga Bodo/Glimt. Skor 3-1 membuat Inter berada di ujung tanduk.

Baca juga:  Tekuk Genoa, Inter Milan Geser AC Milan dari Puncak Klasemen Liga Italia

Inter berusaha menekan di sisa waktu, namun pertahanan disiplin Bodo/Glimt membuat upaya mereka mentah. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 3-1 untuk kemenangan wakil Norwegia.

Kini, Inter menghadapi misi berat pada leg kedua di Giuseppe Meazza, 25 Februari mendatang. Mereka harus menang dengan margin lebih dari dua gol untuk membalikkan keadaan.

Sebaliknya, Bodo/Glimt hanya perlu menjaga keunggulan dan menghindari kekalahan dengan selisih lebih dari satu gol untuk mencetak sejarah lolos ke babak 16 besar. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN