Proses penyusunan batu bata restorasi gapura Pura Agung Petilan pada pertengahan tahun lalu. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 18 Februari 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Tiga Tahun Terakhir Ribuan Bumil dan Bayi di Bali Mengidap Hepatitis

Amerta Dewa
Baik untuk melakukan Panca Yadnya khususnya Dewa Yadnya, membangun tempat-tempat suci/ibadah, membuat lumbung maupun dapur.

Amerta Gati
Baik untuk memulai suatu usaha, bercocok tanam.

Asuasa
Mengandung sifat boros, tidak baik untuk berbelanja, tidak baik untuk dewasa ayu.

Carik Walangati
Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah.

Dewasa Ngelayang
Baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya.

Geni Rawana
Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.

Kajeng Rendetan
Baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah.

Kajeng Susunan
Baik untuk membuat sok atau sejenisnya.

Baca juga:  Festival Penglipuran Targetkan Ribuan Wisatawan Per Hari

Kala Bangkung, Kala Nanggung
Tidak baik untuk mulai memelihara ternak.

Kala Caplokan
Baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, bahan untuk umpan.

Kala Ingsor
Mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan

Kala Olih
Baik untuk memulai suatu usaha. Tidak baik untuk membuat terowongan, sumur, mulai membajak.

Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Kamajaya
Baik untuk dewasa pernikahan, membangun, membuat alat-alat perang, mulai belajar/berlatih.

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Rangda Tiga
Tidak baik melakukan upacara pawiwahan.

Baca juga:  Ini, Jadwal Sholat 15 September 2025 di Wilayah Denpasar

Salah Wadi
Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapandes, potong rambut, dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dll).

Sedana Yoga
Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki.

Srigati
Baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung.

Srigati Munggah
Baik untuk membibit/menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi li lumbung. Tidak baik meminjam sesuatu, menjual beli beras.

Subacara
Baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat.menunjuk petugas, mulai berlatih/belajar. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN