
JAKARTA, BALIPOST.com – Stadion Metropolitano bergemuruh pada Jumat (13/2) dini hari WIB ketika Atletico Madrid tampil menggila dan membantai Barcelona dengan skor telak 4-0 pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2025/2026. Dalam 45 menit pertama yang brutal dan tanpa ampun, Los Rojiblancos praktis mengunci satu kaki di partai final.
Empat gol Atletico seluruhnya lahir di babak pertama melalui gol bunuh diri Eric Garcia (6’), penyelesaian klinis Antoine Griezmann (14’), sepakan first time Ademola Lookman (33’), dan gol penutup Julian Alvarez (45+2’). Barcelona pun pulang dengan beban berat: harus membalikkan defisit empat gol di leg kedua, dirilis dari Kantor Berita Antara
Laga baru berjalan enam menit ketika petaka datang bagi Barcelona. Tekanan tinggi Atletico memaksa kesalahan fatal di lini belakang. Joan Garcia gagal mengontrol bola hasil umpan Eric Garcia, dan si kulit bundar justru bergulir masuk ke gawang sendiri meski Pau Cubarsi berusaha menyapu di garis. Gol bunuh diri itu langsung menggetarkan mental tim tamu.
Delapan menit berselang, Metropolitano kembali bergemuruh. Skema serangan cepat dari sisi kanan diakhiri umpan terobosan Nahuel Molina yang disambut Antoine Griezmann dengan sepakan kaki kiri akurat. Skor berubah 2-0, dan Barcelona terlihat kehilangan arah.
Atletico belum berhenti. Pada menit ke-33, Julian Alvarez mengirim umpan matang yang langsung disambar Ademola Lookman dengan sepakan first time ke sudut bawah gawang. Pertahanan Barcelona benar-benar porak-poranda.
Menjelang turun minum, kombinasi Lookman dan Alvarez kembali menghukum tim tamu. Kali ini Lookman menjadi kreator, memberi assist untuk Alvarez yang menuntaskan babak pertama dengan skor telak 4-0. Sebuah 45 menit yang nyaris sempurna bagi Atletico.
Memasuki babak kedua, Barcelona mencoba merespons. Mereka sempat mencetak gol melalui Pau Cubarsi pada menit ke-51 dalam situasi kemelut. Namun harapan itu sirna setelah tinjauan VAR menyatakan Robert Lewandowski sudah berada dalam posisi offside sebelum gol terjadi.
Petaka Barcelona kian lengkap pada menit ke-85. Eric Garcia, yang sudah mengantongi kartu kuning, melakukan pelanggaran keras terhadap Alex Baena. Setelah melihat tayangan ulang VAR, wasit mengubah kartu kuning menjadi kartu merah. Barcelona pun harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-0 tak berubah. Atletico Madrid selangkah lebih dekat ke final. (Suka Adnyana/balipost)








