
GIANYAR, BALIPOST.com – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar menggelar sosialisasi K3 dan simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan 30 perusahaan dari berbagai sektor ini berlangsung di Padma Ubud Resort, Selasa (3/2).
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, I Gede Suardana Putra. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gianyar, serta narasumber ahli dari Disnaker ESDM Provinsi Bali.
Gede Suardana Putra menegaskan bahwa kegiatan ini merujuk pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 4 Tahun 2026. Tema besar tahun ini adalah Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.
“Keselamatan dan Kesehatan Kerja bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama antara perusahaan dan pekerja. Berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970, setiap tempat kerja wajib menjamin keselamatan tenaga kerja dan orang lain di lingkungannya,” ujar Suardana Putra.
Sosialisasi ini dibagi menjadi dua sesi utama untuk memastikan peserta memahami aspek teori maupun teknis. Penguatan norma K3 dibawakan I Putu Adi Widyamika dari Disnaker ESDM Provinsi Bali dengan memaparkan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap norma pengawasan ketenagakerjaan.
Simulasi penggunaan APAR dibawakan Instruktur dari Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Gianyar dengan memandu praktik langsung pemadaman api. Hal ini sesuai dengan Permennakertrans No. PER.04/MEN/1980 yang mewajibkan penyediaan dan pemeliharaan APAR sesuai standar di tempat kerja.
Sebanyak 30 perusahaan yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi. Diskusi berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan mengenai implementasi K3 yang efektif di unit usaha masing-masing.
Gede Suardana Putra menambahkan melalui kolaborasi lintas instansi ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap budaya K3 semakin mengakar kuat. Target akhirnya adalah terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, serta meminimalisir risiko kecelakaan kerja di wilayah Gianyar. (Wirnaya/balipost)

